Share

Rombongan Suporter Sepakbola Ricuh di Gejayan Yogyakarta, 1 Motor Rusak

Erfan Erlin, iNews · Senin 25 Juli 2022 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 49 2635992 rombongan-suporter-sepakbola-ricuh-di-gejayan-yogyakarta-1-motor-rusak-zQPpowh5E8.jpg Suporter sepakbola ricuh di Gejayan Yogyakarta. (Foto: Erfan Erlin/MNC Portal Indonesia)

ROMBONGAN suporter sepakbola terlibat kericuhan di Jalan Gejayan, Yogyakarta. Akibat kericuhan ini, satu motor rusak.

Video kericuhan suporter sepakbola di Jalan Gejayan viral di media sosial. Video aksi bulan-bulanan yang dilakukan oleh sekelompok orang kepada sesesorang yang diduga suporter sepakbola beredar memalui pesan berantai WhatsApp.

Suporter sepakbola ricuh di Solo

Warga Sewon yang kebetulan berada di Jalan Gejayan, Pendi, mengakui memang awalnya ada kerumunan massa. Ada puluhan sepeda motor berombongan melintas di Jalan Gejayan sekira pukul 12.15 WIB. Rombongan tersebut melintas dari arah selatan menuju ke utara.

"Tak kira demo, ternyata suporter bola. Wis rusuh," tutur Pendi, Senin (25/7/2022).

BACA JUGA: 5 Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Nomor 1 Pernah Bermain di Liga Indonesia

Saat itu, terlihat ratusan suporter sepakbola mengenakan baju atau kaos wana hitam atau gelap. Mereka melintas sambil membunyikan kendaraannya keras-keras dan berteriak melakukan provokasi kepada warga sekitar ataupun juga pengguna jalan yang lain.

BACA JUGA: Perjuangan Panjang Ronaldo Kwateh hingga Jadi Bintang Timnas Indonesia, Penyerang Keturunan yang Cinta Tanah Air

Keributan sebenarnya sudah terlihat sejak dari selatan, hingga akhirnya ada sebuah sepeda motor terjatuh. Dia pun menjadi sasaran amukan massa.

Di samping itu, tampak pula ada seorang yang terjatuh. Dia sempat menjadi sasaran amukan warga mengenakan berbagai benda yang dipegang.

"Tadi ada yang pakai helm, dihantamkan ke kepalanya," terang Pendi.

Tidak ada yang mengetahui massa tersebut suporter dari klub mana. Sebab, dia tidak mengenakan atribut atau bendera. Mereka hanya mengenakan kaus atau baju warna hitam.    

Kapolsek Depok Barat, AKP Mega Tetuko, ketika ditemui di lokasi kejadian mengakui tadi sempat terjadi gesekan antara massa diduga suporter sepakbola. Namun, perlahan-lahan situasi berangsung kondusif dan tidak ada lagi gesekan.

"Sudah terkendali. Kita di sini untuk antisipasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini