Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Pakar Sepakbola Vietnam Sebut AFF Rugi Besar jika Timnas Indonesia Pilih Mundur

Ramdani Bur , Jurnalis-Jum'at, 22 Juli 2022 |10:00 WIB
Penyebab Pakar Sepakbola Vietnam Sebut AFF Rugi Besar jika Timnas Indonesia Pilih Mundur
AFF disebut rugi besar jika ditinggalkan Timnas Indonesia. (Foto: AFF)
A
A
A

PAKAR sepakbola asal Vietnam, Quang Tung, menyebut Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) rugi besar jika Timnas Indonesia pilih mundur dan gabung Federasi Sepakbola Asia Timur (EAFF). Ia menilai Indonesia mempunyai ratusan juta orang yang sangat mencintai sepakbola.

Fanatisme itu juga yang mengangkat gaung turnamen garapan AFF, mulai dari Piala AFF U-16, U-19, U-23 hingga senior. Karena itu, Quang Tung sangat menyayangkan jika PSSI benar meninggalkan AFF.

Timnas Indonesia U-19

“Kalau Indonesia benar-benar pergi, pasti rugi AFF. Kita punya 10 anggota, Indonesia anggota aktif, sekarang rugi mereka pergi. Negara berpenduduk ratusan juta orang, dan sangat mencintai sepak bola, namun mundur dari AFF merupakan kerugian bagi masyarakat luas,” ucap Quang Tung mengutip dari Soha.

Sekadar diketahui, bisa dibilang hanya di Indonesia, turnamen kelompok umur tapi gaungnya menyamai kompetisi atau turnamen tim senior. Puluhan ribu suporter selalu memadati tribun stadion tiap kali Timnas Indonesia bermain.

Terbaru di Piala AFF U-19 2022 yang dilangsungkan di Jakarta dan Bekasi. Lebih dari 20 ribu penonton memadati Stadion Patriot Candrabhaga ketika Timnas Indonesia U-19 bermain.

Hal ini menunjukan sepakbola begitu dicintai di Indonesia. Tentunya, kerugian besar bakal dialami AFF jika ditinggalkan Indonesia. Semisal eksposure yang menurun, sponsor yang kemungkinan enggan mendekat hingga level kompetitif turnamen yang menurun.

Namun, Quang Tung tak hanya memamparkan dampak negatif yang diterima AFF. Ia juga menilai Timnas Indonesia akan rugi jika pindah ke EAFF.

Timnas Indonesia U-19

Sebab, level persaingan di EAFF sangat jomplang. Ketika Jepang dan Korea Selatan berdiri kukuh di posisi teratas, level-level tim di bawahnya jauh di bawah mereka.

“Indonesia sendiri juga rugi (jika pindah ke EAFF)! Jika Indonesia bergabung dengan EAFF dan bertemu tim seperti Hong Kong dan Taiwan, mereka mudah untuk menang. Namun, penghitungan skor peringkat FIFA mereka sangat rendah,” kata Quang Tung.

"Sementara itu, tim lain di Asia Timur seperti Korea Selatan, Jepang, China, dan Korea Utara terlalu kuat buat Indonesia,” tutup Quang Tung.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement