Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Pemain Timnas Indonesia Cuma Jadi Cadangan di Liga 1, Shin Tae-yong Emosi

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 21 Juli 2022 |15:47 WIB
Banyak Pemain Timnas Indonesia Cuma Jadi Cadangan di Liga 1, Shin Tae-yong Emosi
Shin Tae-yong kesal banyak pemain andalannya yang justru jadi cadangan saat kembali ke klubnya di Liga 1. (Foto: Instagram/shintaeyong7777)
A
A
A

JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong emosi melihat banyak pemain andalannya yang justru menghuni bangku cadangan saat kembali ke klub di Liga 1. Terutama pemain-pemain yang berposisi sebagai bek dan penyerang.

Menurut Shin Tae-yong, bagaimana bisa Timnas Indonesia berkembang jika para pemainnya tak mendapatkan kesempatan bermain di level klub. Padahal Shin Tae-yong percaya bahwa setiap pemain mengalami perkembangan saat membela klubnya.

Ketika di klub masing-masing sudah berhasil bermain baik, maka Shin Tae-yong pun juga akan lebih mudah memilih siapa saja yang berhak membela Timnas Indonesia. Sebab harus diingat, pemain-pemain yang dipilih tampil membela skuad Garuda adalah para pesepakbola terbaik.

Shin Tae-yong

Akan tetapi, bagaimana bisa Shin Tae-yong mencari striker atau bek terbaik jika kebanyakan pemain yang mengisi sektor itu adalah pesepakbola asing. Karena itulah Shin Tae-yong benar-benar emosi.

Pelatih asal Korea Selatan itu pun berharap klub-klub Indonesia mulai menghapus budaya terlalu mengandalkan pemain asing. Ia ingin ada setidaknya satu atau dua dari setiap klub yang memainkan pemain lokal di sektor striker dan bek.

“Untuk kedepannya, Liga 1 harus membuat striker yang baik agar Timnas (Indonesia) banyak memiliki striker yang bisa mencetak gol. Saya menyayangkan pemain yang saya pilih dan bermain di Timnas Indonesia, malah tidak jadi pemain utama di klubnya,” ungkap Shin Tae-yong, dalam wawancara dengan akun youtube Sports 77, Kamis (21/7/2022).

“Sebenarnya tidak boleh ada budaya seperti itu (terlalu mengandalkan pemain asing). Itu harus dihilangkan agar nantinya penyerang-penyerang lokal bisa bersaing dengan pemain-pemain asing,” tambah Shin Tae-yong.

Tentunya Shin Tae-yong sadar tak mudah untuk meyakinkan klub agar mulai percaya kepada para pemain lokal. Karena itulah ia meminta adanya kesadaran dari pihak federasi (PSSI), penyelenggara kompetisi (PT Liga Indonesia Baru), dan tentunya klub bahwa untuk membangun Timnas Indonesia yang kuat, maka harus dari kompetisi liga yang sehat.

Timnas Indonesia

“Kompetisi harus kuat, baru bisa menjadikan Timnas Indonesia yang kuat. Memang masalah paling besar di Liga Indonesia itu ada di sektor bek dan striker yang selalu diisi pemain asing,” sambung Shin Tae-yong.

“Dari pembinaan usia dini juga seharusnya Indonesia bisa membuat penyerang yang baik, tetapi sampai sekarang nyatanya tidak bisa,” tutup mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut.

(Djanti Virantika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement