Share

Melihat Perbandingan Prestasi Indra Sjafri dan Shin Tae-yong, Siapa Paling Bersinar?

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2022 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 51 2615662 melihat-perbandingan-prestasi-indra-sjafri-dan-shin-tae-yong-siapa-paling-bersinar-jHGKPB2BbQ.jpg Mari melihat perbandingan prestasi Indra Sjafri dan Shin Tae-yong (Foto: PSSI)

MELIHAT perbandingan prestasi Indra Sjafri dan Shin Tae-Yong. Nama Indra Sjafri dan Shin Tae-yong pernah menjadi perbincangan publik saat berselisih paham 2020 lalu.

Kini, mereka bahu-membahu untuk membawa Timnas Indonesia berprestasi. Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia (U-19, U-23, dan senior) serta Indra Sjafri Direktur Teknik PSSI. Mari melihat perbandingan prestasi Indra Sjafri dan Shin Tae-Yong:

Indra Sjafri

Melihat Perbandingan Prestasi Indra Sjafri dan Shin Tae-yong

(Indra Sjafri melatih, foto: PSSI)

Pelatih dengan kumis tebal ini merupakan pria kelahiran Sumatera Barat yang sudah lama berkiprah di sepakbola Tanah Air. Sebelum menjadi pelatih, ia adalah seorang pemain.

Kariernya sebagai pelatih dimulai pada 2011 dan masih berkutat di wilayah Asia Tenggara saja. Meski begitu, Indra pernah menangani Timnas Indonesia U-16, U-19, dan U-22.

Jika menilik ke prestasi yang pernah ia raih, eks pelatih Bali United ini pernah meraih gelar juara Piala AFF U-19 2013 bersama Timnas Indonesia U-19. Tak hanya itu, bersama Timnas Indonesia U-22, Indra pernah membawa pulang trofi Piala AFF U-22 2019.

Tambahan prestasi lainnya yang pernah diraih oleh Indra Sjafri adalah medali perak SEA Games 2019, meraih posisi ketiga Merlion Cup 2019, dua pengharagaan HKFA International Youth Football Invitation Tournament 2012 bersama Timnas Indonesia U-17 dan U-19.

Bahkan, atas jasanya membawa Timnas Indonesia U-19 dalam menjuarai Piala AFF U-19 2013, Indra diberi gelar sebagai pelatih terbaik pada 2014.

Shin Tae-yong

Melihat Perbandingan Prestasi Indra Sjafri dan Shin Tae-yong

(Shin Tae-yong melatih Timnas Indonesia, foto: PSSI)

Di sisi lain, Shin Tae-yong ini juga memiliki prestasi yang tak kalah gemilang dari Indra Sjafri. Seperti Indra Sjafri, sebelum terjun sebagai pelatih, Shin Tae-Yong adalah pemain.

Saat masih menjadi pemain, Shin Tae-yong pernah meraih tiga trofi K League 1 dan satu Piala Liga Korea bersama Seongnam Ilhwa Chunma. Dia pensiun di klub Australia, Queensland Roar FC, pada 2005.

Pada tahun itu juga, Shin Tae-yong menjadi asisten pelatih Queensland Roar FC. Selanjutnya, Shin Tae-yong terbang ke negeri gingseng untuk melatih Seongnam.

Bersama Seongnam, Shin Tae-yong menjadi juara Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea Selatan setahun setelahnya.

Setelah lepas dari Seongnam pada 2012, Shin Tae-yong menjadi caretaker untuk Timnas Korea Selatan. Tak lama setelah itu, ia dijadikan pelatih Timnas Korea Selatan U-23. Bersama Timnas Korea Selatan U-23, Shin masuk ke perempatfinal Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.

Pada tahun itu juga, Shin Tae-yong dipercaya untuk membawa Timnas Korea Selatan U-20 bermain di Piala Dunia U-20. Sayangnya, Timnas Korea Selatan U-20 harus takluk di babak 16 besar.

Shin Tae-yong menjadi pelatih Timnas Korea Selatan senior pada 2017 dan membawa mereka ke Piala Dunia 2018 yang dilaksanakan di Rusia. Sayangnya, Timnas Korea Selatan gugur di fase grup. Akan tetapi, Timnas Korea Selatan mencatatkan tinta emas juga, yaitu menang atas Jerman.

Jika tentang gelar, Shin memenangi gelar EAFF E-1 Football Championship 2017 bersama Timnas Korea Selatan. Gelar ini menjadi gelar kelima untuk Negeri Gingseng.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini