Parasut Aktivis Tabrak Kabel Jelang Laga Prancis vs Jerman, 2 Orang Terluka

Cikal Bintang, Jurnalis · Rabu 16 Juni 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 51 2426086 parasut-aktivis-tabrak-kabel-jelang-laga-prancis-vs-jerman-2-orang-terluka-RfniY1YhxV.jpg Aktivis terjatuh jelang Timnas Prancis vs Jerman. (Foto/Reuters)

MUNICH – Menjelang laga Grup F Piala Eropa 2020 antara Timnas Prancis vs Jerman di Allianz Arena, ada sebuah insiden yang melibatkan aktivis lingkungan, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. Akibat kejadian itu, dua orang dilarikan ke rumah sakit.

Menurut laporan Firstpost, aktivis lingkungan Greenpeace yang sedang melakukan kampanyenya dengan cara terbang menggunakan parasut. Namun, pilot tak mampu mengendalikan prasut sehingga menabrak kabel televisi yang berada di atas lapangan.

Foto/Reuters

Dalam kondisi tersebut, sang pilot parasut sempat berputar-putar dan menabrak dua orang penonton sebelum akhirnya mendarat di lapangan. Akibat kejadian ini, dua orang penonton tersebut terluka dan harus dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Peluk Penonton Usai Timnas Prancis Kalahkan Jerman, Paul Pogba Terancam Kena Sanksi

Kejadian ini membuat pihak keamanan Munich langsung mengamankan pilot tersebut dan membawanya ke kantornya. Juru bicara polisi Munich mengatakan dua orang yang terluka adalah penonton, dan terluka di bagian kepala.

“Keduanya harus dibawa ke rumah sakit, kami belum tahu seberapa serius cederanya,” katanya.

Baca juga: Kepala Terbentur dengan Pemain Timnas Jerman, Benjamin Pavard Sempat Tak Sadar 15 Detik

Ia juga mengatakan bahwa sang pilot tidak mengalami cedera. Namun, pilot tersebut tidak akan lolos dari tuntutan pidana akibat aksinya. Kepolisian Munich mengatakan sedang memeriksa sang pilot.

Lebih lanjut, UEFA juga mengecam aksi aktivis lingkungan tersebut. Menurut UEFA, tindakan tersebut sangat membahayakan dan tidak berdasar.

"Tindakan ugal-ugalan ini bisa memiliki konsekuensi sangat serius bagi sejumlah besar orang yang hadir dan menyebabkan cedera pada beberapa orang yang menghadiri pertandingan,” ungkap UEFA dalam sebuah pernyataan resmi.

Foto/Reuters

Sementara itu, Greenpeace meminta maaf atas kejadian ini. Mereka mengatakan protes yang dilakukan tidak bermaksud untuk mencederai seseorang.

"Protes ini tidak pernah dimaksudkan untuk mengganggu permainan atau menyakiti orang. Sayangnya, semua tidak berjalan sesuai rencana, kami menyesali hal itu,” tulis akun resmi media sosial Greenpeace, Rabu (16/6/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini