Arema FC Komentari Terbitnya Izin Liga 1 2021

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 49 2418209 arema-fc-komentari-terbitnya-izin-liga-1-2021-25zZSWVHjd.jpg Para pemain Arema FC (Foto: Media Arema FC)

MALANG – Arema FC mengomentari soal terbitnya izin penyelenggaraan kompetisi Liga 1 musim 2021 oleh Mabes Polri. Izin keluarnya penyelenggaraan Liga 1 2021 sendiri dikeluarkan langsung oleh Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo, dan diserahkan langsung ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali.

Media Officer Arema FC Sudarmaji pun memberikan apresiasi kepada Mabes Polri yang telah mengeluarkan rekomendasi penyelenggaraan Liga 1 musim 2021 di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Pihaknya pun bersiap untuk menjalankan rekomendasi dan arahan utama dari Kapolri terutama dalam hal untuk menjaga protokol kesehatan saat terselenggaranya Liga 1 musim 2021. Apalagi panitia penyelenggara pertandingan di Malang mempunyai pengalaman bagaimana menyelenggarakan pertandingan di tengah pandemi Covid-19 saat gelaran Piala Menpora 2021 lalu.

Arema FC

"Di Arema sendiri sejak awal kita konsep dengan protokol kesehatan, tentunya dengan sistem bubble to bubble kita punya pengalaman menggelar Piala Menpora dan sukses mampu meminimalisir klaster baru di sepakbola," ucap Sudarmaji melalui keterangan yang diterima MPI, pada Senin petang (31/5/2021).

Saat ini pihaknya tengah berfokus bagaimana memastikan regulasi kompetisi dan jadwal pertandingan bisa tersusun. Oleh sebab itu pihaknya mendorong adanya pertemuan kembali bersama tim peserta Liga 1 musim 2021 dengan pihak penyelenggara.

Baca Juga: Liga 1 2021, Arema FC Desak Pembicaraan Ulang soal Regulasi Prokes dan Biaya Operasional

"Kita berharap segera muncul regulasi dan jadwal yang tersusun, agar kita mempersiapkan sampai 10 Juli kemudian kita bisa menjalankan kompetisi ini. Harapan kami akan ada pertemuan di awal Juni kemungkinan di tanggal 2 atau 3 Juni berkaitan tentang bagaimana teknisnya seperti apa," terangnya.

Pihaknya juga mendesak agar penyelenggara kompetisi juga segera membuat regulasi teknis protokol kesehatan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih merebak. Regulasi protokol kesehatan ini dianggap penting untuk terus disosialisasikan ke sejumlah stakeholder yang berkaitan dengan sepakbola, di antaranya sponsorship dan suporter.

"Selain itu protokol kesehatan juga akan diatur dalam regulasi, karena itu ada beberapa hal regulasi yang perlu untuk diasosiasikan ke stakeholder yang lain, terutama suporter, kemudian proteksi ke sponsorship, termasuk proteksi klub terhadap pemain, karena itu harapannya waktu sudah sangat pendek," papar dia.

"Kita manfaatkan waktu 1,5 bulan untuk benar-benar memantapkan persiapan kompetisi digulirkan. Prinsip Arema yang paling diutamakan adalah melaksanakan protokol kesehatan, kedua menjaga kelangsungan hidup klub, dalam situasi pandemi," tambahnya.

Sudarmaji juga menginginkan penyelenggara kompetisi juga bisa diajak bicara mengenai subsidi bagi klub sekaligus proteksi, baik bagi tim dan pemain yang ada. Sebab kelangsungan hidup klub ini dianggapnya penting di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih mengancam.

Arema FC

"Paling penting adalah beberapa hal yang harus dibicarakan terkait subsidi, karena ada beberapa hal yang terkait situasi pandemi ini, kelangsungan hidup klub harus mendapatkan proteksi, atau minimal berkomunikasi dengan pihak penyelenggara kompetisi," bebernya.

Baca Juga: Arema FC Senang Liga 1 2021 Terpusat di Jawa

"Karena kita tidak menginginkan ada hal yang bisa menghambat kompetisi itu sendiri, karena proteksi ini penting, Karena kita tahu potensi-potensi adanya sengketa bisa diminimalisir," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini