3 Alasan Xavi Hernandez Jadi Pelatih Barcelona, Nomor 1 Faktor Terkuat

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 46 2411681 3-alasan-xavi-hernandez-jadi-pelatih-barcelona-nomor-1-faktor-terkuat-EAPPNYE7QU.jpg Xavi Hernandez saat menangani Al-Sadd. (Foto: Twitter/@AlSadd)

XAVI Hernandez disebut-sebut akan jadi pelatih Barcelona selanjutnya. Dalam beberapa hari terakhir, Xavi Hernandez diketahui berada di Barcelona. Meski mengaku ke Barcelona untuk liburan, tetap saja banyak orang beranggapan Xavi Hernandez ke Barcelona demi merampungkan proses kepindahannya ke Estadio Camp Nou.

Selain Xavi Hernandez, ada sosok Garcie Pimienta (Barcelona B), Hansi Flick (Bayern Munich) dan Erik Ten Hag (Ajax Amsterdam) yang disebut-sebut akan menggantikan posisi Ronald Koeman. Namun, Xavi Hernandez diprioritaskan karena sejumlah alasan di bawah ini.

Berikut 3 alasan Xavi Hernandez jadi pelatih Barcelona:

3. Paham Budaya Klub

Xavi Hernandez

(Xavi (kanan) ketika bela Barcelona sebagai pemain)

Xavi Hernandez paham betul budaya Barcelona. Xavi Hernandez sempat 17 tahun (1998-2015) menjadi pemain Barcelona. Dalam periode tersebut, Xavi Hernandez memberikan 25 trofi bagi publik Camp Nou.

Jika ditambah kiprah bersama tim junior, Xavi Hernandez dua dekade lebih berada di Barcelona. Karena itu, Xavi Hernandez tak butuh banyak beradaptasi ketika nantinya menangani Barcelona.

2. Kiprah Apik

Xavi Hernandez

Sejak 2019 Xavi Hernandez menangani klub asal Qatar, Al-Sadd. Bersama Al-Sadd, Xavi Hernandez masuk kategori sukses. Selama dua tahun kepelatihan, Xavi Hernandez menghadirkan enam trofi!

BACA JUGA: Xavi Hernandez Pelatih Barcelona? Joan Laporta Jadi Penentu

Tentu yang paling menarik perhatian adalah kesuksesan Al-Sadd juara Liga Qatar 2020-2021. Saat itu, Xavi Hernandez mengantarkan sang klub kampiun Liga Qatar 2020-2021 tanpa merasakan yang namanya kekalahan.

1. Kapok Pakai Pelatih Asing

Ronald Koeman

(Pelatih Barcelona saat ini, Ronald Koeman)

Barcelona sepertinya kapok menggunakan jasa pelatih asing. Sebab, dua pelatih asing terakhir yang mereka beri kepercayaan, Gerardo Martino (Argentina) dan Ronald Koeman (Barcelona) bekerja jauh di bawah harapan.

Tata Martino yang menangani Barcelona pada 2013-2014, hanya menghadirkan trofi Piala Super Spanyol 2013. Sementara Ronald Koeman, Cuma mendatangkan trofi Copa del Rey.

Karena itu, Barcelona kembali ke pakem lamanya, yakni mengandalkan pelatih lokal dan Xavi Hernandez bisa dikedepankan. Sejauh ini, pelatih lokal tersukses Barcelona adalah Josep Guardiola.

Guardiola memberikan 14 trofi dalam empat musim (2008-2012) menangani Barcelona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini