Jelang Final Piala Liga Inggris, Ryan Mason Yakin Tottenham Beri Kejutan atas Man City

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Minggu 25 April 2021 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 45 2400498 jelang-final-piala-liga-inggris-ryan-mason-yakin-tottenham-beri-kejutan-atas-man-city-7HQRGyjg6H.jpg Ryan Mason dan Gareth Bale. (Foto: Reuters)

LONDON – Pelatih interim Tottenham Hotspur, Ryan Mason, menatap optimis laga kontra Manchester City dalam partai final Piala Liga Inggris 2020-2021. Mason yakin Tottenham bisa membuat kejutan, meski menyadari Man City lebih diunggulkan dalam lag aini.

Tottenham Hotspur akan menghadapi lawan tangguh, Manchester City, pada babak final Piala Liga Inggris 2020-2021. Laga itu akan digelar di Wembley Stadium, Minggu (25/4/2021) malam WIB.

Para pemain Manchester City

Menjelang laga final, Man City sedikit lebih diunggulkan. Maklum, mereka berhasil memenangkan tiga edisi terakhir Piala Liga Inggris dan berpeluang untuk mempertahankannya.

BACA JUGA: Legenda: Peluang Liverpool Finis Empat Besar Kecil

BACA JUGA: Berbatov Heran Lihat Ambisi Harry Kane Bersama Tottenham Hotspur

Sedangkan Tottenham, trofi di Piala Liga Inggris bisa meredakan dahaga gelar mereka dalam 13 tahun terakhir. Seperti diketahui, Tottenham terakhir kali mengangkat trofi yakni Piala Liga Inggris pada 2008.

Meski begitu, Mason tetap yakin dapat mengatasi gempuran Man City dan bahkan mencuri gol. Dia merasa apa saja bisa terjadi pada babak final Piala Liga Inggris kali ini.

“Mereka itu tim hebat dan dan sudah bersama-sama selama beberapa lama. Mereka memiliki stabilitas dan merupakan tim terbaik di negara ini.  tidak ada yang meragukan hal itu,” kata Mason di laman resmi Tottenham, Minggu (25/4/2021).

Tottenham Hotspur

“Namun, ini adalah babak final Piala Liga. Kami akan datang dengan penuh keyakinan. Kami merasa ada beberapa situasi yang dapat melukai mereka dan mempengaruhi pertandingan. Apa saja bisa saja terjadi,” ucapnya.

Mason akan dapat sorotan tajam karena minin jam terbang di level senior. Pria 29 tahun itu ditunjuk sebagai pelatih sementara menyusul pemecatan mendadak Jose Mourinho sepekan sebelum final.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini