Berstatus Pendiri tapi Juventus Ragu Liga Super Eropa Bakal Sukses, Kok Bisa?

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Senin 19 April 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 51 2397175 berstatus-pendiri-tapi-juventus-ragu-liga-super-eropa-bakal-sukses-kok-bisa-gZalZ2Ktec.jpg Agnelli, presiden Juventus yang juga wakil presiden Liga Super Eropa. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

TURIN - Juventus ragu Liga Super Eropa akan sukses baik di dalam maupun luar lapangan. Padahal, Juventus bersama 11 klub Eropa lain berstatus sebagai pendiri kompetisi tandingan Liga Champions tersebut.

Selain Juventus, ada dua tim asal Italia lain yang menjadi klub pendiri, yaitu AC Milan dan Inter Milan. Mereka lalu bergabung dengan Arsenal, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur.

Juventus

(Juventus salah satu klub yang turun di Liga Super Eropa)

Sebanyak 12 tim di atas sepakat untuk mengadakan sebuah liga baru yang dijanjikan akan sangat kompetitif. Meski sudah pasti, Man United dan Tottenham Hotspur belum mengumumkan secara langsung.

Juventus merupakansalah satu klub yang merilis pernyataannya. Hanya saja, ada potongan kalimat menarik dalam pernyataannya, karena tak berani memastikan Liga Super Eropa bakal berjalan.

“Walau klub pendiri akan berusaha untuk mewujudkan proyek ini secepat mungkin, pihak perusahaan tak menjamin proyek ini pada akhirnya sukses berjalan,” bunyi pernyataan resmi Juventus, Senin (19/4/2021).

BACA JUGA: Pilih Liga Champions, Sir Alex Ferguson: Liga Super Eropa Sebuah Kemunduran!

“Kami tak bisa memprediksi kapan proyek ini akan berjalan. Kami masih belum memiliki elemen yang dibutuhkan untuk mengevaluasi dampak Liga Super Eropa dalam hal finansial dan kondisi ekonomi, serta performa,” lanjutnya.

Padahal, Presiden Juventus Andrea Agnelli memegang jabatan sebagai wakil presiden Liga Super Eropa. Dia didampingi petinggi Manchester United, Joel Glazer.

Andrea Agnelli

(Andrea Agnelli, presiden Juventus yang juga wakil presiden Liga Super Eropa)

Sementara jabatan presiden Liga Super Eropa diberikan kepada presiden Real Madrid, Florentino Perez. Hal itu pun bisa dimaklumi, karena Perez merupakan orang yang pertama kali mengisiasi ajang Liga Super Eropa pada tahun 2009 lalu.

Total, ada 20 klub yang ambil bagian di Liga Super Eropa. Sebanyak 20 klub itu dibagi ke dalam dua grup, yang mana masing-masing grupnya berisikan 10 tim. Nantinya, 10 tim itu bertanding kandang dan tandang.

Tiga tim teratas dari masing-masing grup lolos otomatis ke perempatfinal Liga Super Eropa. Sementara itu, tim yang menduduki posisi empat dan lima akan melakoni babak playoff untuk mencari dua slot tersisa di perempatfinal Liga Super Eropa.

Kemudian, babak perempatfinal dan semifinal dilangsungkan dengan format kandang dan tandang. Barulah, partai puncak digelar satu laga, atau biasa dilangsungkan di tempat netral.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini