Cara Borussia Dortmund Matikan Aliran Bola Man City

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 261 2389924 cara-borussia-dortmund-matikan-aliran-bola-man-city-heo7toY7uP.jpg Skuad Manchester City. (Foto/Reuters)

MANCHESTER – Borussia Dortmund akan menghadapi Manchester City pada leg pertama perempatfinal Liga Champions 2020-2021 di Stadion Etihad, Rabu 7 April 2021. Pelatih Dortmund, Edin Terzig mengklaim telah mengetahui cara aliran bola kuad Pep Guardiola yang dinamis

Borussia Dortmund lolos ke fase delapan besar usai menyingkirkan wakil Spanyol, Sevilla. Sedangkan tim asuhan Pep Guardiola, menuju perempatfinal setelah mengandaskan perlawanan wakil Jerman lainnya, Borussia Monchengladbach.

Foto/Reuters

Manchester City sedang dalam performa gemilang. Mereka meraih 26 kemenangan dari 27 pertandingan terakhir, dan memimpin klasemen Liga Inggris.

Baca juga: Jelang Man City vs Dortmund, Guardiola Tak Hanya Waspadai Erling Haaland

Meski begitu, Terzic tak gentar. Dia mengaku sudah menganalisis kekuatan Man City.

Baca juga: Masih Cedera, Jadon Sancho Terancam Absen saat Dortmund Tandang ke Markas Man City

“Man City memiliki kualitas secara individu maupun sebagai tim. Mempertimbangkan apa yang mereka lakukan sebagai sebuah tim dalam hal menekan, dalam hal bola mati, seberapa fleksibel mereka dengan formasi dan dengan permainan build-up mereka, mereka adalah yang terbaik di dunia. Tapi ini tantangan yang sangat mengasyikkan ," tuturnya mengutip laman Borussia Dortmund.

"Kami tahu bahwa mereka sering menggunakan penguasaan bola untuk melelahkan lawan mereka dan menciptakan celah untuk diri mereka sendiri."

"Kami harus waspada tinggi untuk memastikan kami menjaga celah ini tertutup, tetapi juga agar kami menemukan momen yang tepat untuk memenangkan bola kembali."

“Tim tidak boleh bermain menyamping dan menggiring bola terlalu banyak, jika tidak kami akan segera kehilangan bola dan akan membangun serangan daridari awal lagi,” tambah dia.

Sementara soal membangun serangan, Terzic menjeaskan bahwa anak asuhnya harus pandai memainkan umpan. Menurutnya, gaya tekanan tinggi yan diterapkan Man City, bisa diatas dengan kerja sama tim yang apik.

Foto/Reuters

“Kami harus sangat efektif dan tepat dengan umpan kami, para pemain selalu hadir dan saling membantu untuk menunjukkan kualitas kami,” tambahnya.

"Begitu kita menyerang, tidak mudah juga bagi lawan untuk menghentikan kami. Kami harus menunjukkan ketahanan pada saat yang tepat, tetapi juga keberanian dan perjuangan untuk mempertahankan diri kita sendiri dan menjadi diri sendiri," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini