Hadapi Man City, Pelatih Borussia Dortmund Yakin Raih Kemenangan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 06:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 261 2389916 hadapi-man-city-pelatih-borussia-dortmund-yakin-raih-kemenangan-MpmJv4uVd7.jpg Skuad Borussia Dortmund. (Foto/Borussia Dortmund)

MANCHESTER – Borussia Dortmund akan menghadapi Manchester City pada leg pertama perempatfinal Liga Champions 2020-2021 di Stadion Etihad, Rabu 7 April 2021. Pelatih Dortmund, Edin Terzig meyakini anak asuhnya akan meraih kemenangan meski bertindak sebagai tim tamu.

Borussia Dortmund lolos ke fase delapan besar usai menyingkirkan wakil Spanyol, Sevilla. Sedangkan tim asuhan Pep Guardiola, menuju perempatfinal setelah mengandaskan perlawanan wakil Jerman lainnya, Borussia Monchengladbach.

Foto/Reuters

Menjelang laga melawan Man City, Edin Terzic memicu perang urat syaraf. Dia meyakini timnya akan meraih kemenangan di markas The Citizen.

Baca juga: Jelang Man City vs Dortmund, Guardiola Tak Hanya Waspadai Erling Haaland

"Kami akan memenangkan pertandingan ini. Kami telah bekerja keras untuk itu (mencapai perempatfinal)," kata Edin Terzic mengutip laman klub, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Masih Cedera, Jadon Sancho Terancam Absen saat Dortmund Tandang ke Markas Man City

"Kami ingin mengambil kesempatan dari pertandingan terakhir kami di Liga Champions, dan khususnya dari pertandingan terakhir kami di Bundesliga, untuk memanfaatkan peluang dan berpotensi lolos ke babak berikutnya," tambah Terzic.

"Tapi kami tahu bahwa kami harus waspada penuh dan menghasilkan performa terbaik yang kami bisa dalam kedua bentrokan itu," lanjut dia.

Manchester City sedang dalam performa gemilang. Mereka meraih 26 kemenangan dari 27 pertandingan terakhir, dan memimpin klasemen Liga Inggris.

Meski begitu, Terzic tak gentar. Dia mengaku sudah menganalisis kekuatan Man City.

“Man City memiliki kualitas secara individu maupun sebagai tim. Mempertimbangkan apa yang mereka lakukan sebagai sebuah tim dalam hal menekan, dalam hal bola mati, seberapa fleksibel mereka dengan formasi dan dengan permainan build-up mereka, mereka adalah yang terbaik di dunia. Tapi ini tantangan yang sangat mengasyikkan ," tuturnya.

Foto/Reuters

"Kami tahu bahwa mereka sering menggunakan penguasaan bola untuk melelahkan lawan mereka dan menciptakan celah untuk diri mereka sendiri."

"Kami harus waspada tinggi untuk memastikan kami menjaga celah ini tertutup, tetapi juga agar kami menemukan momen yang tepat untuk memenangkan bola kembali."

“Timnya tidak boleh bermain menyamping dan menggiring bola terlalu banyak, jika tidak kami akan segera kehilangan bola dan akan membangun serangan daridari awal lagi,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini