Indra Sjafri: Piala Menpora 2021 Penting untuk Belajar soal Protokol Kesehatan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 49 2371776 indra-sjafri-piala-menpora-2021-penting-untuk-belajar-soal-protokol-kesehatan-metftTLBV9.jpg Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. (Foto/PSSI)

JAKARTA - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengaskan bahwa Piala Menpora 2021 sangat penting untuk belajar soal protokol kesehatan menjelang Liga 1 2021. Komentar Indra untuk menanggapi pernyataan dari Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane yang mengatakan bahwa ajang pramusim Piala Menpora seharusnya tidak digelar.

Neta khawatir ajang Piala Menpora 2021 menjadi klaster baru Covid-19. Padahal dalam liga dunia manapun tidak pernah ada kluster di sepakbola. Yang ada ialah beberapa pemain terkena covid-19 karena aktivitas mereka di luar lapangan.

Foto/PSSI

"Sepakbola Indonesia harus tetap berjalan. Hari ini diawali dengan laga uji coba Timnas Indonesia denga Tira Persikabo. Laga tersebut kami pastikan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Indra Sjafri mengutip laman PSSI, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Dilepas Madura United, Satria Tama Gabung Persebaya Surabaya

"Turnamen Piala Menpora 2021 dan kompetisi Liga 1,2, juga akan berjalan. Karena dengan adanya kompetisi pembinaan akan terjadi dan muaranya ke Timnas Indonesia.”

Baca juga: Klub Peserta Piala Menpora Tak Wajib Kontrak Pemain

“Selain itu, banyak orang yang menggantungkan rezeki di sektor sepakbola seperti pemain, pelatih panpel, dan lain-lain," tambahnya.

Menurut Indra Sjafri, jika Piala Menpora 2021 dan Liga 1 dan 2 tidak bergulir, pemain, pelatih, wasit, dan ofisial tim akan kehilangan pendapatan. Bahkan pemain dan pelatih juga akan kehilangan sentuhan teknis.

"Ini lebih buruk pengaruhnya daripada ketika diberi sanksi oleh FIFA pada 2015. Padahal saat itu PSSI bisa membuat turnamen Piala Bhayangkara, Piala Presiden, dan Piala Sudirman. Tetapi, itu tidak cukup. Itu sebabnya kompetisi harus berjalan,” tuturnya.

Staf Khusus Ketua Umum PSSI, Arief Wicaksono bahkan menyebut pernyataan Ketua Presidium IPW Neta S Pane sangat tendensius. IPW yang seharusnya mengurusi hal lain justru mengurusi sepakbola.

Foto/PSSI

“Provokasi Neta S Pane sangat tendensius untuk Piala Menpora ini. Program Menpora itu untuk menghidupkan cabang olahraga di tengah pandemi covid- 19. PSSI dan PT LIB pasti akan menjalankan kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa penonton,” ujar Arief.

Menurut Arief dengan digelarnya turnamen ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat baik secara makro maupun mikro . ‘’Apa kompetensi Neta Pane menghebuskan berita yang bersifat provokatif. Seperti kurang kerjaan saja,” pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini