Pertama sejak 2013, Man United Tak Masuk 3 Besar Klub Terkaya Dunia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 22:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 51 2351999 pertama-sejak-2013-man-united-tak-masuk-3-besar-klub-terkaya-dunia-uZ8Cbo1c7W.jpg Manchester United (Foto: Laman resmi UEFA)

KLUB asal Inggris, Manchester United untuk pertama kalinya keluar dari posisi tiga besar sejak 2013 dalam Football Money League musim 2019-2020. Man United mengalami penurunan pendapatan yang membuat mereka terpentarl dari urutan tiga besar.

Namun begitu, penurunan ini juga cukup dimaklumi karena klub-klub besar Eropa menghadapi masalah finansial yang sama dengan adanya pandemic Covid-19. Sementara, Man United menjadi salah satu korban yang paling signifikan.

Manchester United

Melansir dari The Sun, Rabu (27/1/201), konsekuensi langsung dari wabah virus adalah pengurangan pendapatan yang diterima oleh 20 klub terkemuka di Eropa. Tentu saja dengan tidak adanya penonton di stadion menjadi kerugian besar untuk seluruh klub.

“Tidak ada keraguan bahwa ini adalah salah satu masa ujian paling berat yang pernah dialami industry sepakbola,” ucap salah seorang analis, Dan Jones, Rabu (27/1/2021).

“Meskipun tidak ada klub sepakbola yang kebatl terhada tantangan Covid-19, dan klub lain lebih menderita secara relatif, klub-klub di Money League telah menanggung dampak financial terbesar dalam nilai absolute,” tambahnya.

Baca juga Man United Kembali Oke di Kandang, Solskjaer pun Pede Jamu Sheffield

“Pada edisi tahun ini, 20 klub teratas menghasilkan rata-rata 363 juta poundsterling juta per klub, turun 49 juta poundsterling dibandingkan dengan 2018-2019,” lanjutnya.

Sementara itu, posisi pertama ditempati oleh Barcelona dengan pemasukan 627,1 juta poundsterling. Urutan kedua diduduki Real Madrid dengan 627 juta poundsterling dan Bayern Munich di posisi ketiga dengan pendapatan 556,1 juta poundsterling.

Sedangkan secara berurutan posisi keempat hingga ke-10 ditempati oleh Liverpool, Manchester City, Paris Saint-Germain, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Juventus.

Satu-satunya jalan bagi klub untuk meningkatkan pendapatan musim depan adalah hadirnya para penonton di stadion. Namun begitu, hal tersebut masih agak sulit karena pandemi Covid-19 masih sulit diatasi.

Manchester United

“Kembalinya penggemar yang aman ke stadion dalam jumlah yang signifikan adalah salah satu prioritas tertinggi di seluruh sepakbola global,” sambung Dan Jones.

“Ukuran akhir dari dampak finansial dari pandemi pada sepakbola akan bergantung, sebagian besar pada waktu dan skala kembalinya penggemar,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini