Ini Syarat Rekonsiliasi Lionel Messi dengan Manajemen Barcelona

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 46 2335901 ini-syarat-rekonsiliasi-lionel-messi-dengan-manajemen-barcelona-tBU8IgYhY8.JPG Lionel Messi berdiri membelakangi Ronald Koeman (Foto: Reuters/Albert Gea)

BARCELONA – Konflik yang melibatkan Lionel Messi dengan Manajemen Barcelona sesungguhnya masih bisa didamaikan. Menurut mantan sekaligus kandidat Presiden Barcelona, Joan Laporta, La Pulga masih mungkin untuk dibujuk menetap di Camp Nou.

Seperti diketahui, Lionel Messi sempat mengancam akan pergi dari Camp Nou pada pertengahan Agustus 2020. Pemain asal Argentina itu mengirimkan faksimili ke klub dengan permintaan agar mengaktifkan klausul dalam kontrak yang menyebutkan dirinya bisa pindah secara gratis pada musim panas lalu.

Akhir cerita sama-sama kita ketahui. Lionel Messi memilih menetap hingga kontraknya habis pada 30 Juni 2021. Sebab, pihak klub bersikukuh menyatakan klausul pelepasan 700 juta Euro (setara Rp12 triliun) harus dipenuhi peminat jasanya.

Baca juga: Pelatih Eibar Girang Lionel Messi Dipastikan Absen

Lionel Messi tersenyum (Foto: Reuters)

Kendati bertahan, Lionel Messi tetap menyerang Manajemen Barcelona, terutama eks presiden Josep Maria Bartomeu ingkar janji. Luka yang dirasakan pemain berusia 33 tahun itu terlalu dalam sehingga membuka peluang untuk hengkang secara gratis saat kontraknya rampung.

Sekilas, peluang Lionel Messi untuk hengkang membesar. Apalagi, sang kapten tegas menolak pemangkasan gaji lanjutan. Langkah itu sengaja diambil manajemen karena Barcelona terbelit utang, sehingga pemotongan gaji pemain menjadi solusi praktis menghemat pengeluaran.

Dua masalah pelik yang membelit Barcelona itu diyakini Joan Laporta masih bisa diselesaikan dengan baik. Caranya adalah dengan memperbaiki pengelolaan klub plus penjelasan proyek jangka panjang yang menarik perhatian Lionel Messi.

“Kedua masalah itu adalah akibat manajemen yang buruk. Situasi semakin rumit karena Covid. Akan tetapi, manajemen yang buruk adalah bagian serta penyebab dari konsekuensi ini,” tegas Joan Laporta, dilansir dari Goal, Selasa (29/12/2020).

“Kedua hal itu masih bisa diperbaiki. Situasi di klub sangat mungkin diperbaiki, begitu juga masalah Leo (Messi). Saya berharap demikian,” sambung pria berkebangsaan Spanyol itu.

“Hal terpenting bagi Leo adalah dia harus mengatakan akan menunggu keputusan presiden baru dan setelah itu baru mendengarkan rencana Manajemen Barcelona. Menurut yang saya dengar, hal itu akan dilakukan akhir musim ini. Saya hanya bisa berharap yang terbaik,” tutup Joan Laporta.

Joan Laporta bersama Lionel Messi

Pemilihan Presiden Barcelona sendiri akan dilangsungkan pada Januari 2021. Siapa pun pemenang, wajib meyakinkan Lionel Messi bahwa proyek yang diusung bakal mengembalikan klub ke masa jayanya. Tentu diiringi harapan sang pemain belum menjalin kesepakatan kontrak dengan klub lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini