Bos Liverpool Jurgen Klopp Sedang Kesal

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 05 Desember 2020 05:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 45 2322037 bos-liverpool-jurgen-klopp-sedang-kesal-iU7N43gKjk.jpg Jurgen Klopp. (Foto/Reuters)

LIVERPOOL – Bos Liverpool, Jurgen Klopp sedang kesal. Dia geram karena operator Liga Inggris menolak permintaannya untuk menerapkan aturan lima pemain pengganti di musim ini.

Sebelumnya, saat Liga Inggris 2019-2021 kembali bergulir usai ditangguhkan, klub-klub diperbolehkan melakukan lima pergantian pemain. Namun, aturan itu sirna pada musim ini.

Foto/Reuters

Akibatnya, The Reds—julukan Liverpool—terkena badai cedera. Pemain seperti Virgil van Dijk, Joe Gomez, Thiago Alcantara, Fabinho, Trent Alexander-Arnold, Alisson Becker, James Milner dan Alex Oxlade-Chamberlain, harus menepi karena cedera atau baru saja pulih dari cedera.

Baca juga: Klopp Dapat Peringatan, Trio Serang Liverpool Lagi Bersitegang

Klopp bersikeras bahwa operator Liga Inggris harus mengembalikan aturan lima pemain pengganti untuk meningkatkan opsi rotasinya. Pasalnya, karena situasi pandemi virus corona, membuat jadwal liga berjalan lebih padat.

Namun, saat pertemuan para petinggi operator Liga Inggris pada pekan ini, isu pergantian lima pemain tak diangkat. Klopp menjadi sangat marah.

Kekesalannya kembali terlihat saat konferensi pers menjelang anak asuhnya menghadapi Wolverhampton Wanderers pada Senin 7 Desember 2020 dini hari WIB. Dia menekankan bahwa pentingnya pergantian pemain untuk keselamatan pemain.

"Tidak ada yang mengira (5 pergantian pemain) akan lolos," ujar Klopp mengutip Daily Star, Sabtu (5/12/2020).

"Faktanya adalah kami menira (bulan lalu) akan berhasil, tetapi itu tidak terjadi karena merupakan tanda pemegang saham melihatnya berbeda dengan manajer mereka.”

"(Ini) bukan pertanda baik. Itu menunjukkan mereka mengabaikan keselamatan pemain,” tambahnya.

Meski mendapat penolak, Klopp menekankan tak akan berhenti berjuang untuk aturan lima pergantuan pemain. Dia menilai tiga permain pemain saat ini bisa membuat tim yang sedang bertandin kesulitan

"Kami tidak akan berhenti memperjuangkannya karena ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Saya mendapat statistik dari Skotlandia, mereka memiliki 65% pergantian untuk manajemen beban, 30% untuk taktis dan 5% untuk cedera,” ungkapnya.

"Kadang-kadang Anda harus mempertahankan dua pemain karena Anda tidak dapat membuat perubahan di awal (laga) karena Anda tidak tahu siapa yang turun dan Anda berakhir dengan 10 pemain.”

"Premier League (Operator Liga Inggris) terlalu kuat (untuk melakukan itu). Ini adalah hal yang benar untuk dilakukan (5 pergantian pemain)," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini