Anthony Martial Dikritik karena Tak Punya Insting Membunuh

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 23 November 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 45 2314174 anthony-martial-dikritik-karena-tak-punya-insting-membunuh-foxbK2vbbk.JPG Anthony Martial (Foto: Reuters)

PARIS – Penyerang Manchester United, Anthony Martial, mengalami paceklik gol di musim kompetisi 2020-2021. Pada akhirnya, hal ini membuat Martial dikritik karena dianggap tidak memiliki insting membunuh.

Sepanjang berlangsungnya musim kompetisi 2020-2021, Martial telah dipercaya untuk bertanding sebanyak delapan kali bersama Setan Merah. Akan tetapi, penyerang berpaspor Prancis itu hanya bisa mencetak dua gol.

Mantan penggawa Timnas Prancis, Frank Leboeuf, tidak heran melihat fakta ini. Karena menurutnya, Martial telah banyak membuang-buang peluang emas. Hal inilah yang kemudian membuat Lebouf mengkritik Martial.

Baca juga: Teknik Penalti ala Bruno Fernandes Harus Dilarang

Anthony Martial

Saat jeda internasional lalu, Martial dipercaya sebaga starter di pertandingan melawan Timnas Portugal. Terhitung, terdapat tiga peluang emas yang diperoleh penyerang 24 tahun tersebut. Namun, tak ada satu pun yang bisa dikonversi menjadi gol.

Teranyar, pada pertandingan Man United vs West Bromwich Albion, Martial juga mendapatkan kesempatan bagus untuk mencatatkan namanya di papan skor. Akan tetapi, sentuhan akhir dari Martial masih tidak mampu menjebol gawang West Brom.

"Buruk, sangat buruk. Saya khawatir tentang Anthony Martial. Dia pemain yang fantastis dan ketika dia percaya diri, dia baik-baik saja,” ujar Leboeuf, seperti dinukil dari Goal, Senin (23/11/2020).

"Dia bermain dengan Timnas Prancis saat jeda internasional dan melewatkan tiga peluang melawan Portugal. Dia melewatkan kesempatan lain (saat melawan West Brom). Untuk pemain kelas dunia, itu adalah kesempatan yang mudah,” lanjutnya.

"Dia harus menjadi seorang pembunuh. Saya tidak senang dengan pemain seperti itu (yang menyia-nyiakan banyak peluang). Apa yang saya lihat adalah penampilan yang buruk,” tegas pria 52 tahun tersebut.

Bruno Fernandes dan Anthony Martial

Menurut Lebouef, jika Martial tetap tidak berubah maka ini akan menjadi beban bagi Man United. Sebab, terlalu banyak membuang peluang bisa membuat Setan Merah gagal meraih kemenangan, utamanya di laga-laga besar.

"Bahkan West Brom bisa mencetak dua gol. Mereka (Man United) bukan tim yang bisa bersaing di puncak jika tampil seperti itu melawan West Brom. Ini harus lebih baik - mereka Manchester United," tandas Leboeuf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini