Islam adalah Jawaban dalam Kehidupan Frederic Kanoute

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 06:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 51 2312760 islam-adalah-jawaban-dalam-kehidupan-frederic-kanoute-1SukSAOXvc.jpg Frederic Kanoute (Foto: Reuters)

SEVILLA – Legenda Sevilla, Frederic Kanoute, menjadi mualaf ketika bermain untuk Olympique Lyonnais pada musim 1997-1998. Kanoute yang waktu itu berumur 20 tahun, menemukan segala jawaban dari pertanyaannya tentang kehidupan dalam islam.

Kanoute pun mendapatkan pencerahan setelah memeluk Islam. Dia tahu bahwa ada hal yang lebih penting ketimbang sepakbola. Aturan dalam Islam menuntun Kanoute untuk memiliki hidup yang lebih baik.

Frederic Kanoute (Foto: Istimewa)

“Saya sudah menghabiskan banyak waktu merenung mengenai kepercayaan dan agama. Islam mampu membuktikan dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan sulit soal hidup. Saya membaca dan terus membaca sehingga akhirnya yakin telah melakukan sesuatu yang benar," kata Kanoute, mengutip dari Anadolu Agency, Jumat (20/11/2020).

"Saya pikir ada sesuatu yang lebih besar dibandingkan sepak bola. Tapi, bukan berarti sepak bola tak penting. Yang jelas saya mendapat pencerahan saat menjadi Muslim. Aturan dan hukum Islam menjadi model terbaik saya dalam menjalani hidup. Islam membantu saya menjalani hidup yang benar," tuturnya.

BACA JUGA: Deretan Penyerang Ganas Era 90an, Liga Italia Sumbang Terbanyak

Belum lama ini, Kanoute melakukan aksi amal dengan membangun masjid di Kota Sevilla. Dana pembangunan masjid dikumpulkan Kanoute melalui gerakan "Kanoute 4 Seville Mosque" yang berlangsung pada Mei 2020 silam.

Kampanye Kanoute menargetkan dana terkumpul sebanyak 1 juta USD (sekira Rp14,1 miliar). Setelah dana terkumpul, pembangunan masid di Kota Sevilla pun dimulai. Masjid itu akan menjadi yang pertama berdiri di Kota Sevilla dalam 700 tahun terakhir.

"Di sini di Sevilla, dengan komunitas Muslim yang terus tumbuh, saya pikir perlu untuk memiliki tempat yang lebih besar. Jadi, sekarang saya pikir inilah saatnya bagi mereka untuk memiliki tempat ibadah yang lebih bermartabat,” ujar Kanoute, menyadur dari The National.

“Namun, (masjid) tidak hanya bagi seluruh komunitas untuk berkumpul bersama, terutama generasi berikutnya sehingga mereka tidak hanya dapat belajar agama, tetapi juga untuk memahami bahwa komunitas harus bersatu dan menjadi semacam ruang dialog multikultural antarkomunitas," ucapnya.

BACA JUGA: Catenaccio, Gaya Bermain Bertahan yang Mulai Dilupakan di Era Sepakbola Modern

Kanoute sangat perhatian dengan Kota Sevilla, karena memiliki ikatan batin dengan Los Nervionenses –julukan Sevilla. Kanoute tujuh musim membela Sevilla pada 2005-2012. Kanoute mencatatkan 284 penampilan untuk Sevilla dengan torehan 131 gol dan 25 assist. Dia mempersembahkan delapan gelar juara untuk Sevilla.

Kanoute adalah bagian dari skuad Sevilla yang meraih dua trofi Liga Eropa berturut-turut pada 2005-2007. Setelah mempersembahkan prestasi di atas lapangan hijau, masjid adalah persembahan teranyar Kanoute untuk Kota Sevilla.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini