Eks Presiden Minta Madrid Tak Buru-Buru Ganti Zidane dengan Raul

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 46 2298941 eks-presiden-minta-madrid-tak-buru-buru-ganti-zidane-dengan-raul-jVOGL2Gn7r.jpg Zinedine Zidane (Foto: Twitter/@realmadrid)

MADRID – Sebuah saran diberikan kepada manajemen Real Madrid dari mantan presidennya, Ramon Calderon, terkait masa depan Zinedine Zidane. Calderon menyarankan agar Madrid tak buru-buru memecat Zidane dan menunjuk Raul Gonzalez sebagai suksesornya.

Sebagaimana diketahui, masa depan Zidane sebagai pelatih Madrid memang dalam beberapa pekan terakhir tengah dispekulasikan kelajutannya. Terlebih, Madrid menjalani dua pertandingan terakhirnya dengan hasil minor.

Ya, Madrid harus menderita dua kekalahan beruntun ketika menjalani pertandingan melawan Cadiz di Liga Spanyol dengan skor akhir 0-1. Sementara di fase grup Liga Champions, Madrid juga menelan kekalahan 2-3 dari Shakhtar Donetsk.

Zinedine Zidane

Gara-gara dua kekalahan tersebut, manajemen Madrid kabarnya telah memberikan peringatan keras kepada Zidane. Bahkan apabila Zidane gagal memberikan kemenangan pada saat melawan Barca di lanjutan Liga Spanyol 2020-2021 pada akhir pekan ini, maka manajemen Madrid bakal memecatnya.

Apalagi belakangan ini ada kabar yang beredar kencang bahwa manajemen Madrid siap memecat Zidane demi memberikan tempat kepada Raul sebagai pelatih tim mereka. Raul sendiri saat ini memang berstatus sebagai juru taktik tim muda Madrid.

Akan tetapi sebuah peringatan diberikan oleh Calderon soal keinginan manajemen Madrid menggantikan peran Zidane sebagai pelatih dengan Raul. Calderon meminta untuk manajemen Madrid tidak terburu-buru mendepak Zidane dari kursi kepelatihan Madrid saat ini.

Baca Juga: 5 Pemain yang Menangkan Trofi Liga Spanyol Bersama Barcelona dan Real Madrid

“Saya sangat menyukai Zidane dan sangat mengaguminya sebagai pemain, pelatih, dan pribadi, tapi memberinya pekerjaan berarti memecat pelatih yang bisa membuat kesalahan dan pasti melakukan kesalahan, tetapi juga memenangkan tiga Liga Champions beruntun,” ujar Calderon, seperti disadur dari AS, Sabtu (24/10/2020).

“Apa yang terjadi melawan Shakhtar dan Cadiz meninggalkan rasa yang sangat buruk tetapi kami harus optimis karena tim ini telah melalui momen-momen sulit sebelumnya dan berhasil melewati mereka meskipun jelas, sensasinya tidak bagus,” tutup pria berusia 69 tahun tersebut.

(Ram)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini