Salah Dinilai Terlalu Egois, Heskey: Itu Normal

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 07:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 45 2286515 salah-dinilai-terlalu-egois-haskey-itu-normal-Clut6cr0jG.jpg Mohamed Salah (Foto: Twitter/@MoSalah)

LIVERPOOL – Legenda Liverpool, Emile Heskey, memberikan komentar soal tuduhan pemain egois yang ditunjukkan kepada Mohamed Salah. Heskey menilai bahwa itu sangat normal, mengingat Salah bermain untuk gelar pencetak gol terbanyak bagi Liverpool di setiap musimnya.

Sebagaimana diketahui, Salah memang resmi menjadi pemain Liverpool pada jendela transfer musim panas 2017. Manajemen The Reds –julukan Liverpool– mendatangkan Salah dari AS Roma dengan mahar sebesar 42 juta euro atau sekira Rp732 miliar.

Salah pun langsung menunjukkan performa luar biasa di musim perdananya berseragam Liverpool. Ya, pemain tim nasional (Timnas) Mesir tersebut berhasil dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Inggris 2017-2018 dengan torehan 32 gol.

Mohamed Salah

Sejak saat itu, Salah pun konsisten untuk bisa mencetak puluhan gol bagi Liverpool di setiap musimnya. Akan tetapi belakangan performa mantan pemain Chelsea tersebut kerap menuai sorotan, lantaran dinilai terlalu egois.

Baca Juga: Potensi Grup Neraka di Liga Champions: Liverpool, Barcelona dan Inter Milan Bisa Satu Grup

Bahkan karena hal itu, Salah sempat terlibat pertengkaran dengan Sadio Mane pada musim lalu. Ya, Mane terlihat sangat kesal karena tidak diberikan umpan kepada Salah, padahal sedang dalam posisi menguntungkan untuk mencetak gol.

Maka dari itu, banyak pihak meminta agar Salah untuk tidak bersikap egois agar skuad Liverpool tetap harmonis. Namun pandangan berbeda justru diutarakan Haskey perihal sikap egois yang acap kali ditunjukkan Salah bersama Liverpool.

Haskey menilai bahwa sikap egois Salah tersebut adalah sebuah hal yang masih dalam batas wajar. Terlebih apabila sang pemain bermain demi bisa mendapatkan gelar pencetak gol terbanyak di setiap musimnya.

“Saya pikir kita semua tahu dengan Mo, dia selalu mengejar Sepatu Emas itu, dia selalu ingin mencetak gol. Ada kalanya sebagai striker yang tidak egois di mana Anda melihatnya dan berkata: 'mengapa Anda tidak mengoper bola itu?,” jelas Heskey, seperti disadur dari Talksport, Kamis (1/10/2020).

Baca Juga: Alisson Becker Disamakan dengan Cristiano Ronaldo

“Tapi inilah yang Anda dapatkan dari seorang pencetak gol top, dari orang-orang yang akan mencetak 20-25 gol semusim. Mereka memiliki dorongan tanpa henti di mana mereka ingin mengambil setiap peluang, mereka ingin mencetak gol dari setiap peluang,” lanjutnya.

“Mereka ingin mengambil gol dari Anda dan Anda tidak ingin mengambil rangkaian gol tanpa henti itu dari mereka karena itulah yang membuat mereka seperti sekarang ini. Itulah yang membuatnya menjadi pemain sayap dan pencetak gol yang sekarang ini. Saya pikir ia harus terus maju dan melakukan apa yang ia lakukan,” tuntas pria berusia 42 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini