Disindir Klopp Boros Belanja, Lampard Singgung Riwayat Transfer Liverpool

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 14 September 2020 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 45 2277365 disindir-klopp-boros-belanja-lampard-singgung-riwayat-transfer-liverpool-oZN57Om5w4.jpg Frank Lampard balik menyinggung Jurgen Klopp (Foto: Premier League)

LONDON – Manajer Chelsea, Frank Lampard, tidak tahan dengan kritikan yang dilancarkan Jurgen Klopp terhadap klubnya. Ia justru menyingkap fakta Si Merah merekrut sejumlah pemain yang memboroskan keuangan klub dalam beberapa musim terakhir.

Pekan lalu, Jurgen Klopp menyindir Chelsea yang telah membelanjakan 223 juta Euro (setara Rp3,95 triliun) pada musim panas 2020 untuk mendatangkan empat pemain. Menurut pria asal Jerman itu, Liverpool tidak bisa sekonyong-konyong mengeluarkan uang sebanyak Chelsea.

Pernyataan Jurgen Klopp tersebut tidak terlepas dari dampak pandemi Covid-19 yang menghantam finansial klub. Ia menduga Chelsea seakan bebas dari dampak itu karena kekuatan uang yang dimiliki sang pemilik Roman Abramovich yang merupakan pebisnis minyak di Rusia.

Baca juga: Lampard Beberkan Kunci Suksesnya di Bursa Transfer Musim Panas 2020

Kai Havertz jadi pembelian termahal Chelsea (Foto: Twitter/@ChelseaFC)

Membaca pernyataan tersebut, Frank Lampard justru tertawa. Ia yakin, keuangan sebuah klub tidak selalu sejalan dengan kekuatan finansial sang pemilik atau bisnis yang dijalankannya. Pria asal Inggris itu justru membalikkan omongan Jurgen Klopp dengan fakta Liverpool juga belanja banyak pemain.

“Saya tidak terlalu terganggu. Menurut saya, tidak masalah dengan bisnis sang pemilik ketika kita bicara soal keuangan klub. Kita bicara soal klub-klub kaya di Inggris. Dengan sejarah Liverpool, selama 4,5 tahun di sana, Jurgen Klopp berhasil merekrut pemain dalam level yang tinggi,” terang Frank Lampard, dilansir dari Goal, Senin (14/9/2020).

“Faktanya, di luar Leicester City, sebagian besar klub yang juara Liga Inggris di masa modern, menghabiskan uang dalam jumlah besar. Anda bisa lihat pemain-pemain Liverpool. Van Dijk, Alisson, Fabinho, Keita, (Sadio) Mane, (Mohamed) Salah. Pemain-pemain luar biasa yang datang dengan harga mahal,” sergah pria berusia 42 tahun itu.

Frank Lampard mengingatkan, Chelsea baru saja terlepas dari sanksi larangan membeli pemain pada dua bursa transfer sebelumnya. Karena itu, Si Biru baru bisa mencoba mengatasi kekurangan dengan belanja banyak pemain pada musim panas 2020.

Jika dibandingkan dengan Chelsea, belanja Liverpool pada musim panas 2018 juga menghabiskan dana besar. Ketika itu, mereka mendatangkan Alisson Becker, Naby Keita, dan Fabinho, yang menguras keuangan klub hingga 167 juta Euro (setara Rp2,95 triliun).

Harga ketiga pemain itu masih belum seberapa dengan belanja Liverpool pada musim 2017-2018. Jurgen Klopp membeli Virgil van Dijk (tengah musim) dan Mohamed Salah yang menyedot 127 juta Euro (setara Rp2,25 triliun). Itu belum ditambah harga Sadio Mane senilai 41,2 juta Euro (setara Rp730 miliar).

Apa yang dikatakan Jurgen Klopp terdengar tidak lebih dari kecemburuan belaka. Betapa tidak, Liverpool baru mendatangkan satu pemain saja di bursa transfer musim panas ini, Kostas Tsimikas, yang berharga 13 juta Euro (setara Rp230 miliar) dari Olympiacos.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini