Bakar Semangat Timnas Indonesia, Ketua Umum PSSI Cerita Pengalaman saat di Kepolisian

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 06 Agustus 2020 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 49 2258084 bakar-semangat-timnas-indonesia-ketua-umum-pssi-cerita-pengalaman-saat-di-kepolisian-bMO7PivxUb.jpg Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. (Foto/PSSI)

JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan membakar semangat skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia Senior dan Timnas U-19, yang tengah mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC).

Pemain Timnas Indonesia Senior dan U-19 sudah tiba di Jakarta sejak Kamis, 23 Juli 2020 untuk melakukan pemusatan latihan. Mereka seharusnya menjalani latihan perdana pada Sabtu, 1 Agustus 2020. Namun, latihan urung dilakukan.

Foto/PSSI

Iriawan menjelaskan bahwa PSSI memberikan fasilitas dan sarana terbaik kepada Timnas demi kemajuan sepakbola Indonesia. Sebagai timbal baliknya, PSSI berharap para pemain memberikan segalanya untuk kebanggaan dan kehormatan Garuda dan Merah Putih.

“Negara memberikan yang terbaik untuk para pemain Timnas terpilih. Kita tempatkan pemain di hotel terbaik di Jakarta. Kita rekrut pelatih berlevel internasional yang membawa Korsel mengalahkan Jerman pada Piala Dunia 2018 lalu,” ujarnya mengutip laman PSSI, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Spasojevic Ungkap Alasan Belum Gabung TC Timnas Indonesia 

Baca juga: Shin Tae-yong Ungkap Alasan Kenapa TC Timnas Indonesia Ditunda 

Timnas Senior akan berjuang di lanjutan Pra Piala Dunia 2022 sebagai upaya memperbaiki ranking indonesia di peringkat FIFA, sementara Timnas U-19 akan tampil di Piala AFC U-19 di Uzbekistan, sekaligus sebagai persiapan tampil di Piala Dunia U-20 2021.

Oleh karena itu, Iriawan meminta kepada skuad Timnas senior dan U-19 untuk berupaya sebaik-baiknya demi negara.

“Bertarunglah untuk Merah Putih. Ingatlah, lambang negara yang ada di dada kalian, jauh lebih besar maknanya daripada nama yang ada di punggung kalian,” tegasnya.

Iriawan menceritakan pengalamannya sebagai seorang yang pernah bekerja di kepolisian kepada skuad Timnas. Jenderal purnawirawan bintang tiga itu, pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat.

Dengan pengalamannya di kepolisian selama 36 tahun, ia kerap berurusan dengan berbagai kejahatan mulai kriminal hingga kasus korupsi.

“Baik saat menghadapi teroris, menghadapi musuh masyarakat, menghadapi koruptor yang lari ke luar negeri, menghadapi separatis di Papua, menghadapi pengunjuk rasa anarkis, semua saya lakukan dengan total. Demi Merah Putih,” lanjut Iriawan.

Foto/PSSI

“Tegaskan bahwa kita adalah Indonesia yang satu. Tak lagi ada sekat-sekat daerah, suku, agama, dan juga asal klub masing-masing. Siapa kita? Indonesia!” seru Iriawan .

Timnas Indonesia dijadwalkan akan memulai latihan perdana pada Jumat, 7 Agustus 2020 di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta, setelah sempat tertunda karena menjalani tes usap (swab test) sebanyak dua tahap.

“Besok, 7 Agustus 2020, latihan perdana di lapangan akan dimulai. Selanjutnya, kami siapkan Timnas U-19 dan Timnas Senior melakukan training camp (TC) di Korea Selatan,” pungkas Iriawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini