Barcelona Akhirnya Putuskan Berhenti Kejar Lautaro Martinez

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 05:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 51 2255882 barcelona-akhirnya-putuskan-berhenti-kejar-lautaro-martinez-apKd8AnzlT.jpg Lautaro Martinez. (Foto: Twitter Inter)

BARCELONA – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, memastikan timnya berhenti mengejar tanda tangan Lautaro Martinez dari Inter Milan. Menurut pemaparan Bartomeu, Barcelona sebenarnya sudah berbicara dengan Inter untuk mencoba mendapatkan tanda tangan Martinez, namun sekarang pembicaraan itu sudah berhenti.

Alasan Barcelona berhenti mengejar Martinez karena kondisi keuangan Blaugrana benar-benar tak memungkinkan mereka untuk mengeluarkan dana yang besar di musim panas nanti. Harga klausul lepas Martinez yang mencapai 111 juta euro atau sekira Rp1,8 triliun itu terasa sangat berat untuk Barcelona yang sekarang.

Baca Juga: Bartomeu: Ansu Fati Akan Bermain di Barcelona Seumur Hidup

Lautaro Martinez

Tentunya krisis ekonomi yang tengah dirasakan Barcelona saat ini juga dirasakan oleh tim-tim lain. Wabah virus corona benar-benar sudah membuat pemasukan tim sepakbola berkurang sangat banyak.

Dengan kondisi keuangan yang sedang goyang itu, Bartomeu merasa tidak pantas jika timnya melakukan belanja pemain yang sangat besar. Jadi, Bacelona memilih untuk mengurungkan niatnya mendatangkan Martinez ke Camp Nou pada musim panas 2020 nanti.

“Barcelona sudah melakukan pembicaraan dengan pihak Inter Milan mengenai Lautaro Martinez. Namun kini pembicaraan itu telah berakhir. Situasi saat ini membuat kami tak bisa berinvestasi (pemain) dengan jumlah yang besar,” ungkap Bartomeu, dikutip dari Sportskeeda, Senin (2/8/2020).

Dalam pemaparan Bartomeu, wabah virus corona telah membuat pendapatan Barcelona berkurang hampir 30% dari total pendapatan mereka yang diprediksi menyentuh 1,1 miliar euro (Rp19 triliun) di musim ini. Dengan menghilangnya pemasukan hampir 30% itu, Bartome merasa Barcelona perlu menahan diri untuk melakukan belanja pemain besar-besaran di musim panas 2020.

“Jika situasi pandemi tidak membaik, maka tidak akan ada laga terbuka, tidak ada museum, tidak ada toko yang menjual barang resmi, dan uang akan terus hilang, Hal itu memaksa kami untuk menjadi sangat ketat dalam hal mengatur keuangan,” lanjut Bartome.

Lautaro Martinez dan Lionel Messi saat sedan bela Argentina

“Kami harus meninjau investasi mana yang penting dan mana yang bisa menunggu. Anda harus bisa beradaptasi kondisi seperti sekarang,” tambah presiden Barcelona tersebut.

Pemangkasan biaya yang dilakukan Barcelona itu berarti membuat pelatih mereka. Quique Setien, bakal kesulitan untuk membentuk tim yang dapat membuat timnya jauh lebih baik dari Real Madrid musim depan. Tampaknya Barcelona tidak akan memiliki kekuatan belanja besar yang biasanya dapat dinikmati oleh pelatih-pelatih Blaugrana sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini