Jovic Harus Perbaiki Sikap Jika Ingin Dapat Waktu Bermain Lebih Musim Depan

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 46 2251352 jovic-harus-perbaiki-sikap-jika-ingin-dapat-waktu-bermain-lebih-musim-depan-z8MnD5n2V7.jpeg Luka Jovic (Foto: Real Madrid)

MADRID – Penggawa Real Madrid Luka Jovic, diminta untuk lebih menunjukkan rasa profesionalismenya jika ingin mendapat waktu bermain lebih banyak musim depan. Pemain berpaspor Serbia itu harus memperbaiki sikapnya agar bisa mendapat kepercayaan lebih dari pelatih Zinedine Zidane.

Saran tersebut disampaikan mantan rekan satu tim Jovic di Red Star, Milos Ninkovic. Sejak didatangkan dari Eintrancht Franfurt pada bursa transfer musim panas 2019 kemarin, penyerang asal Serbia itu baru tampil sebanyak 26 kali bersama Real Madrid. Jumlah tersebut jelas bukan catatan baik sebagai seorang pemain depan.

Pada awal kehadirannya di skuad Madrid, Jovic memang mendapatkan sambutan hangat. Bahkan, Jovic dipercaya bisa menjadi mesin gol bagi Madrid. Terlebih jika melihat ketajaman Jovic bersama Frankfurt di musim lalu.

Baca juga: 5 Pemain yang Miliki Gaji Besar tapi Tampil Buruk, Nomor 1 Tembus Rp7,45 Miliar per Pekan

Namun, seiring berjalannya waktu Jovic justru kesulitan bersaing untuk berada di skuad utama. Jovic dinilai masih belum bisa menggantikan sosok Karim Benzema di lini depan Los Blancos –julukan Real Madrid.

“Saya membaca kabar bahwa Zidane masih percaya terhadap Luka dan ia akan bertahan musim depan. Mereka mungkin memahami bahwa dia masih sangat muda dan pemain-pemain seusianya melewati fase-fase seperti ini,” ujar Ninkovic, seperti dilansir dari laman Football Espana, Jumat (24/7/2020).

“Saya bisa memahaminya, namun ia harus lebih serius karena Madrid adalah klub besar. Mereka tidak akan menunggunya selama tiga atau empat tahun ke depan, jadi ia harus bersikap lebih profesional jika ingin bertahan di sana,” sambungnya.

Sebagai mantan tekan satu tim Luka Jovic, Ninkovic mengakui kalau penyerang 22 tahun itu memang terkadang memiliki masalah pada kedisiplinan. Jokovic dinilai masih terlalu sering menghabiskan waktu untuk melakukan hal yang kurang penting.

Hal tersebut dirasa merugikan sebab berdampak pada kualitasnya ketika berada di lapangan hijau. Tak ayal Jovic yang datang pada bursa transfer musim panas 2020 kemarin masih belum mampu mendapat kepercayaan dari Zidane untuk mengisi tim utama.

Meski telah memiliki kontrak jangka panjang hingga 2025 nanti, Jovic pun jadi salah satu pemain yang dikabarkan bakak hengkang dari Santiago Bernabeu. Sejumlah tim dari Liga Inggris kabarnya mulai mengincar jasa eks penggawa Benfica tersebut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini