NAMA Cristiano Ronaldo sudah hampir identik dengan dunia sepakbola modern. Rasanya hampir tidak ada pecinta sepakbola di dunia yang tidak mengenal nama CR7. Apalagi, pemain berusia 35 tahun itu juga terhitung aktif di media sosial.
Kepopuleran Cristiano Ronaldo bermula ketika dirinya hengkang dari Sporting Lisbon ke Manchester United pada musim panas 2003. Kostum bernomor punggung tujuh membuat sorotan langsung tertuju padanya.
Baca juga: 5 Pemain yang Tinggalkan Real Madrid Musim Panas 2020
Sejak itu hingga sekarang, fakta-fakta soal kehidupan Cristiano Ronaldo selalu menarik untuk dibahas. Berikut ada lima fakta mengenai Cristiano Ronaldo yang tidak banyak diketahui orang, dikutip dari Sportskeeda, Selasa (14/7/2020).
5. Dijuluki Si Tukang Menangis oleh Ibunya
Sepanjang kariernya, Cristiano Ronaldo dijuluki sebagai pemain yang kerap mengeluh di lapangan. Ia sering merasa tidak mendapat perlindungan yang pantas dari wasit karena selalu menjadi sasaran tekel dari lawan. Namun, julukan sebagai orang yang senang mengeluh atau cry-baby sudah muncul jauh sebelum itu.
Sang ibu, Dolores Aveiro, adalah yang pertama kali menyebut anak yang suka menangis. Perempuan asal Portugal itu mengaku, Ronaldo kecil sering marah kepada temannya jika tidak dioper bola, ada rekan setim yang gagal mencetak gol, atau tidak bermain sesuai keinginannya.
4. Dikeluarkan dari Sekolah karena Melempar Kursi
Cristiano Ronaldo bukan anak yang nakal, tetapi pernah dikeluarkan dari sekolah karena melempar kursi kepada seorang guru. Sebab, sang guru mengejek aksen Madeira serta status finansial keluarganya. Tentu saja, hal itu sangat sensitif buatnya.
“Saya bukan anak bandel, tetapi saya tidak tertarik dengan sekolah. Saya dikeluarkan setelah melempar kursi ke seorang guru. Dia tidak menghormati saya,” ujar Cristiano Ronaldo beberapa waktu lalu.
3. Nyaris Gabung ke Liverpool
Selain Man United, Liverpool dan Arsenal sudah lebih dulu mengetahui soal kemampuan Cristiano Ronaldo. Sayangnya, kedua klub itu tidak berhasil mendapatkan tanda tangannya. Penyesalan mungkin saja dirasakan Liverpool karena mereka sempat menilainya tidak pantas merumput di Anfield.
Menurut Manajer Liverpool kala itu, Gerard Houllier, Ronaldo meminta gaji yang terlalu tinggi. Kebetulan, Liverpool punya peraturan gaji yang cukup ketat kala itu sehingga tidak mampu memenuhi permintaannya. Tak lama kemudian, Ronaldo bergabung dengan Man United pada 2003.

2. Hampir Meninggal di Usia 15 Tahun
Cristiano Ronaldo didiagnosa dengan kelainan jantung ketika berusia 15 tahun. Penyakit tersebut berpotensi membuat kariernya mati jauh sebelum berkembang, bahkan mengancam nyawanya sendiri. Beruntung, Sporting Lisbon bergerak cepat untuk membantu penyembuhan anak didiknya itu.
“Jantungnya berdetak sangat kencang ketika berlari. Mereka menggunakan laser untuk mengatasi masalah itu. Untungnya, pengobatan berjalan baik dan setelah beberapa hari, dia bisa kembali berlatih,” tutur Dolores Aveiro.
1. Pernah Ditahan akibat Dugaan Pemerkosaan
Sebulan setelah ayahnya meninggal pada 2005, Cristiano Ronaldo sempat ditahan atas dugaan memperkosa seorang wanita di sebuah hotel di London, Inggris. Tak lama kemudian, ia dibebaskan karena kurangnya alat bukti untuk menjerat.
Untungnya, kasus tersebut dicabut tidak lama kemudian sehingga karier Ronaldo bersama Man United tidak terganggu. Namun, kasus dugaan pemerkosaan kembali menjeratnya belum lama ini karena pengakuan seorang perempuan bernama Kathryn Mayorga pada 2009.
Walau berlalu nyaris satu dekade, kasus tersebut mencuat lagi. Beruntung, kasus tersebut selesai dengan jalan damai dan Cristiano Ronaldo tidak mendapat hukuman apapun.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.