Menanti Gebrakan Man United-Chelsea Rusak Dominasi Liverpool-Man City di Liga Inggris 2020-2021

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 45 2244269 menanti-gebrakan-man-united-chelsea-rusak-dominasi-liverpool-man-city-di-liga-inggris-2020-2021-y2KMYIOsyk.jpg Chelsea siap menggebrak Liga Inggris 2020-2021. (Foto: @ChelseaFC)

LIVERPOOL dan Manchester City bergantian menunjukkan dominasi mereka di Liga Inggris. Tercatat dari musim 2017-2018, gelar juara bergantian disabet mereka. Pada Liga Inggris 2017-2018, Man City menjadi juara setelah mengoleksi 100 angka.

Kemudian pada Liga Inggris 2018-2019, Man City mendapat persaingan sengit dari Liverpool hingga pekan pamungkas. Saat itu setelah melalui 38 pertandingan, Man City yang menjadi juara mengoleksi 98 angka, unggul satu poin dari Liverpool di tempat kedua.

Liverpool

(Liverpool juara Liga Inggris 2019-2020)

Sementara musim ini, Liverpool tampil dominan, namun Man City masih jadi pesaing ketat Liverpool. Terbukti hingga pekan ke-34, Liverpool yang memuncaki klasemen dengan raihan 92 angka, dibuntuti The Citizens –julukan Man City– di tempat kedua.

Sekarang yang jadi pertanyaan, sampai kapan dominasi Liverpool dan Man City di Liga Inggris akan berlanjut? Dominasi mereka diprediksi masih berlangsung dalam beberapa tahun ke depan, mengingat skuad Liverpool dan Man City terlihat makin solid dari musim ke musim.

Akan tetapi, musim depan Liverpool dan Man City diprediksi takkan sedominan tiga musim terakhir. Sebab, Manchester United dan Chelsea menunjukkan tanda-tanda siap menyaingi mereka musim depan. Tanda-tanda itu ditunjukkan entah melalui performa semenjak Liga Inggris melakukan comeback, atau melihat aktivitas transfer mereka.

BACA JUGA: Menang Telak Lagi, Manchester United Samai Rekor Liverpool 33 Tahun Lalu

Man United menampilkan performa luar biasa semenjak Liga Inggris 2019-2020 melangsungkan project restart. Dalam lima pertandingan comeback Liga Inggris, Man United mengoleksi empat menang dan satu imbang. Hebatnya, empat kemenangan itu didapatkan Man United lewat margin supertelak.

Berturut-turut, Man United menang 3-0 atas Sheffield United, Brighton & Hove Albion (3-0), Bournemouth (5-2) dan Aston Villa (3-0). Hasil positif Man United diraih semenjak pelatih Man United Ole Gunnar Solskjaer memainkan Bruno Fernandes dan Paul Pogba berbarengan sebagai starter.

Manchester United

(Bruno Fernandes saat bobol gawang Aston Villa)

Terkhusus Bruno Fernandes, gelandang berpaspor Portugal itu tampil luar biasa. Dalam lima pertandingan terkini di Liga Inggris, Bruno Fernandes mengoleksi lima gol dan tiga assist. Karena itu, perpaduan Bruno Fernandes dan Pogba akan membuat Man United ditakuti sejak awal musim.

Bagaimana dengan Chelsea? Chelsea memenangkan empat dari lima pertandingan project restart Liga Inggris 2019-2020. Hal itu membuat Chelsea mencatatkan sebagai tim terbaik kedua di bawah Man United semenjak LIga Inggris 2019-2020 digulirkan kembali pertengahan Juni 2020.

Selain performa apik, salah satu alasan Chelsea bisa bersaing di jalur juara karena mereka kedatangan pemain-pemain top seperti Hakim Ziyech dan Timo Werner. Ziyech mencetak 21 assist bersama Ajax Amsterdam dan Timo Werner mengemas 34 gol bagi RB Leipzig musim ini. Karena itu, kehadiran dua nama di atas dipercaya akan melengkapi kepingan puzzle yang dibutuhkan Chelsea saat ini.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini