De Ligt Akui Penyerang-Penyerang di Liga Italia Berbahaya

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 47 2240442 de-ligt-akui-penyerang-penyerang-di-liga-italia-berbahaya-p3aO9VZ9d8.jpg Matthijs de Ligt vs Romelu Lukaku (Foto: AFP)

TURIN – Pada bulan-bulan pertamanya membela Juventus, Matthijs de Ligt mendapat banyak kritik karena gagal menampilkan performa apik. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, bek berpaspor Belanda itu tampil semakin solid bersama Leonardo Bonucci di jantung pertahanan La Vecchia Signora.

Diakui oleh De Ligt bahwa kini ia merasa jauh lebih baik, secara mental maupun fisik. Apalagi, kini ia telah semakin memahami karakter-karakter dari barisan penyerang di Liga Italia (Serie A). Selain itu, De Ligt juga telah terbiasa dengan gaya sepakbola Italia yang penuh dengan taktik.

Baca juga: Sudah Dapatkan Arthur, Juventus Masih Inginkan Jorginho?

Matthijs de Ligt

Mantan kapten Ajax Amsterdam tersebut tidak memungkiri bahwa para penyerang di Liga Italia sangat berbahaya. Terlebih lagi, setiap tim memiliki karakter penyerang yang berbeda, sehingga menyulitkannya dalam melakukan penjagaan.

Salah satu penyerang yang dianggap De Ligt paling berbahaya di Liga Italia adalah Romelu Lukaku dari Inter Milan. Sebab, Lukaku memiliki tubuh yang besar dan kuat, sehingga bisa melindungi bola dengan sangat baik. Meski demikian, Lukaku juga mampu bergerak cepat sehingga merepotkan pertahanan lawan.

"Saya merasa jauh lebih baik secara fisik, tetapi secara mental saya berada di tempat yang jauh lebih baik dan ini sangat penting untuk hal-hal berjalan dengan baik. Di sini di Liga Italia, ada banyak striker yang berbeda dan mereka siap,” ujar De Ligt, menyadur dari Football Italia, Jumat (3/7/2020).

“Ada Lukaku, misalnya, yang sangat kuat dan cepat tetapi juga (Ciro) Immobile, yang sebaliknya sangat bagus dengan punggungnya ke gawang. Setiap tim memiliki pemain depan yang hebat, berbeda satu sama lain, dan setiap pertandingan sangat sulit. Saya mencoba mempelajarinya dengan seksama sebelum setiap pertandingan agar siap untuk hasil apa pun,” terang De Ligt.

Saat ini Juve memuncaki klasemen sementara Liga Italia 2019-2020 dengan koleksi 72 poin dari 29 kali bertanding. Meski begitu, De Ligt tak ingin berpuas diri, karena ia sadar gelar juara masih diperebutkan oleh tiga tim, bersama Lazio dan Inter Milan. Lazio kini menguntit di posisi kedua dengan selisih empat poin. Sedangkan Inter punya 64 poin untuk menempati urutan ketiga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini