Lerby Ngaku Pernah Tahan Buang Air Kecil saat Pertandingan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 17:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 49 2238983 lerby-ngaku-pernah-tahan-buang-air-kecil-saat-pertandingan-sAYPnUYURc.jpg Lerby Eliandry. (Foto/Bali United)

DENPASAR – Penyerang Bali United, Lerby Eliandry, mengaku pernah menahan buang air kecil saat klub yang dibelanya tengah berlaga. Ia mengatakan sengaja menahan kencing daripada malu.

Dalam sesi program tanya jawab di channel YouTube Bali United, Lerby yang didatangkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta dari Borneo FC pada Januari 2020, menceritakan kisahnya saat menahan kencing tersebut. Bahkan, ia mengaku harus menahan buang air kecil tersebut dalam waktu yang tak sebentar, yakni selama 20 menit.

Baca juga: Pengakuan Bek Bali United Merokok sejak SD di Atap Rumah

Foto/PSSI

“Pernah tapi ditahan sampai babak pertama selesai. Bukan baru mulai (tapi) 15-20 menit,” ungkap pemain berusia 28 tahun itu yang tidak ingat dalam laga apa dia menahan kencing.

Lerby menduga kejadian menahan kencing saat pertandingan pasti dialami pesepakbola lainnya. Meski suka menahan kecing, Lerby mengaku tidak memiliki masalah dan tetap fokus membela timnya bertanding.

“Ndak keram, tahan saja daripada malu. Tapi, ndak sering. Pasti pemain bola lain pernah, tapi ditahan. (Saya) ndak pernah tahan buang air besar,” kata dia.

Sementara saat latihan, Lerby mengakui pernah menjadi korban keisengan rekan setimnya. Lerby yang sebelumnya pernah membela Bali United pada 2015-2016, menjelaskan dirinya tidak kesal meski menjadi korban iseng koleganya. Dia merasa itu untuk mencairkan suasana latihan.

“Diisengin teman saat latihan, pernah. Normal, itu untuk mencairkan suasana, biasa itu. Kalau warming up (pemansan) lagi mundur-mundur, ada temen jongkok dan membuat kita jatuh,” ujar Lerby mengenang.

Dalam kesempatan tersebut, Lerby juga menceritakan dirinya pernah terkunci di kamar mandi. Beruntung, ada rekan setim yang lewat untuk membukakan pintu. Lerby akhirnya bisa keluar dari kamar mandi.

“Terkunci di kamar mandi? pernah. Pas lagi kekunci pintunya, untung ada teman datang. (Kalau tidak salah) itu pas tanding. Cuma lupa (kapan),” tukasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini