Alasan PSSI Hapus Degradasi di Liga 1 2020

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 17:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 49 2238329 alasan-pssi-hapus-degradasi-di-liga-1-2020-0usqSLkvTl.jpg Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (Foto: PSSI)

JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengungkap alasan kenapa sistem degradasi dihapuskan di lanjutan Liga 1 2020. Pria yang biasa disapa Iwan Bule itu mengalu sengaja menghapus sistem degradasi karena ditakutkan klub tidak tampil maksimal di masa pandemi virus corona seperti saat ini.

Melalui Surat Keputusan SKEP/53/VI/2020 yang dikeluarkan Minggu 28 Juni 2020, PSSI mengumumkan akan melanjutkan kompetisi Liga 1, 2 dan 3 mulai Oktober 2020, setelah sebelumnya ditangguhkan sejak Maret 2020. Salah satu aturan baru yang dikeluarkan PSSI adalah menghapus aturan degradasi.

Persib Bandung

(Persib Bandung puncaki klasemen Liga 1 2020 sebelum kompetisi ditangguhkan. Foto: PSSI)

Aturan itu awalnya mendapat penolakan dari sejumlah klub. Namun, setelah PSSI melakukan diskusi panjang dengan petinggi 18 klub petinggi Liga 1 2020, mereka sepakat kompetisi yang kemungkinan kelar sebelum Maret 2021 itu meniadakan aturan degradasi.

BACA JUGA: Intip Kecantikan Sarah Ahmad, Perempuan Blasteran Arab Pacar Nurhidayat

“Jadi begini. Sekarang kan ada 18 tim. Kalau nanti kami berhitung yang terjelek dan beberapa pertimbangan. Kalau satu klub terpapar virus corona, kan otomatis akan berhenti untuk rapid test dan segala macam. Itu akan jadi masalah. Kasihan mereka nanti tidak maksimal. Mungkin akan turun nilainya atau poinnya. Kami menjaga itu sebetulnya,” kata Mochamad Iriawan.

Meski begitu, Iriawan menegaskan penghapusan sistem degradasi akan berlaku musim ini saja. Jika tidak ada aral melintang, Liga 1 2021 kembali menerapkan sistem degradasi dan promosi

“Tapi untuk tahun berikutnya sudah kembali normal (regulasinya). Sekarang memang tidak ada degradasi dan mudah-mudahan nanti tak ada yang terpapar Covid-19,” lanjut Iriawan.

Sebenarnya Liga 1 2020 sudah bergulir akhir Februari 2020. Namun, ketika kompetisi baru berjalan tiga pekan, Liga 1 2020 ditangguhkan karena virus corona mulai menyerang Tanah Air. Ketika Liga 1 2020 ditangguhkan pada pekan ketiga, Persib Bandung duduk di puncak klasemen dengan koleksi sembilan angka, unggul dua poin dari Bali United di tempat kedua.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini