nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mourinho Akui Kabur dari Inter sebelum Hijrah ke Madrid

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 23 Mei 2020 01:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 23 51 2218313 mourinho-akui-kabur-dari-inter-sebelum-hijrah-ke-madrid-1NsmjzW1bH.jpg Jose Mourinho (Foto: Twitter Premier League)

LONDON – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, mengakui bahwa ia kabur dari para pemain Inter Milan sebelum hijrah ke Real Madrid pada 2010. Ia mengaku melarikan diri tanpa mengucapkan perpisahan emosional.

Mourinho mengingat insiden tersebut ketika ia berhasil mengantarkan Inter menjadi juara Liga Champions pada 2010. Setelah momen juara tersebut, Mourinho mengaku langsung kabur karena ia takut tidak akan bisa meninggalkan Inter jika mengucapkan salam perpisahan.

Jose Mourinho

Kala itu, Mourinho mengingat pelukan penuh tangis dari bek Inter Marco Materazzi saat ia mengucapkan salam perpisahan usai Final Liga Champions 2010 di Madrid. Momen itu pun tak ingin terjadi kepada para pemain lain sehingga ia memilih kabur dan melanjutkan karier bersama Real Madrid.

Baca juga Bukan Chelsea atau Madrid, Mourinho Pilih Inter Milan sebagai yang Terbaik

“Ketika saya mengatakan kata-kata terakhir ini dengan Materazzi, sepertinya saya ingin memeluk setiap pemain, tetapi itu sesuatu yang saya coba tidak lakukan. Saya berada di lapangan bersama mereka dalam perayaan, medali, dan trofi juara. Saya bersama mereka tetapi kemudian saya tidak kembali ke ruang ganti karena saya tidak ingin mengucapkan selamat tinggal,” ungkap Mourinho, mengutip dari Goal, Sabtu (23/5/2020).

“Itu terlalu sulit bagi saya dan saya tidak ingin pergi bersama mereka ke Mlilan karena orang-orang mengatakan saya memiliki kontrak dengan Real Madrid. Itu tidak benar. Saya memiliki perjanjian, tetapi saya tidak memiliki kontrak yang ditandatangani,” tambahnya.

“Saya benar-benar ingin pergi ke Real Madrid saat itu. Saya benar-benar ingin mencoba memenangkan Liga Spanyol setelah Liga Inggris dan Italia. Tetapi saya khawatir jika saya kembali ke Milan bersama tim dan melihat reaksi para pemain dan penggemar, saya takut tidak dapat meninggalkan Inter. Saya dapat mengatakan bahwa saya melarikan diri. Saya lari dari mereka,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini