nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Solskjaer Indikasikan Man United Membaik Setelah Lepas Lukaku dan Sanchez

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 15:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 22 51 2218083 solskjaer-indikasikan-man-united-membaik-setelah-lepas-lukaku-dan-sanchez-CzQokGxcmT.jpg Lukaku (kiri) dan Sanchez saat membela Man United musim lalu. (Foto: Istimewa)

MANCHESTER – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengindikasikan performa timnya membaik setelah melepas dua pemain, Romelu Lukaku dan Ole Gunnar Solskjaer, ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2019. Solskjaer mengaku tidak masalah timnya kekurangan pemain di satu posisi tertentu, terpenting keharmonisan tim tetap terjaga.

Lukaku dan Sanchez masih tercatat sebagai pemain Man United musim lalu. Hanya saja, meski berkategori pemain bintang, kedua nama di atas sama sekali tidak masuk hitungan pelatih Man United, Ole Gunnar Solskjaer.

Romelu Lukaku

(Lukaku dan Sanchez saat membela Man United musim lalu)

Terindikasi, Solskjaer tidak memainkan Sanchez dan Lukaku bukan karena keduanya tidak memiliki kualitas, namun karena sikap mereka yang kurang disukai Solskjaer. Alhasil, pada musim panas 2019 manajemen Man United menjual Lukaku ke Inter Milan dan meminjamkan Sanchez ke klub yang sama.

Akibat kehilangan kedua nama di atas, Man United kehilangan juru gedor musim ini. Bahkan, Solskjaer hingga memainkan Anthony Martial sebagai penyerang tengah, meski berposisi asli sebagai winger kiri.

BACA JUGA: Aksi Gila Cristiano Ronaldo Setelah Final Liga Champions 2007-2008

Namun, setelah kepergian Lukaku dan Sanchez, hasil yang didapat Man United justru lebih baik ketimbang musim lalu. Musim ini, Man United berpotensi besar finis di posisi empat besar yang menggaransi mereka tampil di Liga Champions musm depan. Saat ini setelah melalui 29 pertandingan di Liga Inggris, Man United mengoleksi 45 angka, hanya terpaut tiga poin dari Chelsea di tempat keempat, atau batas akhir tim yang lolos ke Liga Champions 2020-2021.

 

“Saya lebih menyukai kekurangan pemain di satu posisi ketimbang memiliki banyak pemain tapi kurang ajar. Kepribadian sangat penting. Pada Maret 2019, para pemain sudah lelah secara fisik dan mental. Sementara itu di bulan yang sama musim ini, para pemain kami justru sedang panas-panasnya,” kata Solskjaer mengutip dari Football Italia, Jumat (22/5/2020).

Bahkan dengan finis di posisi lima klasemen akhir Liga Inggris 2019-2020, Man United masih bisa ambil bagian di Liga Champions musim depan. Hal itu terjadi jika Manchester City finis di posisi empat besar dan jadi mendapat hukuman larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa selama dua musim dari UEFA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini