nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap, Man City Ternyata Pernah Sia-siakan Kesempatan Boyong Van Dijk

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 07:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 22 45 2217755 terungkap-man-city-ternyata-pernah-sia-siakan-kesempatan-boyong-van-dijk-dn2TuWxNdv.jpg Virgil van Dijk (Foto: Twitter @VirgilvDijk)

GLASGOW – Sebuah pengakuan mengejutkan diutarakan oleh mantan pelatih Glasgow Celtic, Ronny Deila. Delia mengungkapkan bahwa Manchester City sempat menyianyiakan kesempatan merekrut Virgil van Dijk dari klubnya beberapa tahun silam.

Sebagaimana diketahui, Van Dijk memang menjelma sebagai salah satu bek papan dalam beberap tahun terakhir. Karier Van Dijk semangkin meningkat tajam sejak kepindahannya ke Liverpool pada jendela transfer musim dingin 2018.

Virgil van Dijk

Dengan segala kehebatannya, banyak yang menilai bahwa Van Dijk sangat layak didatangkan Liverpool dengan mahar mencapai 85 juta euro atau sekira Rp1,3 triliun dari Southampton. Namun Van Dijk sejatinya sempat nyaris jadi bagian dalam skuad Man City.

Baca Juga: Ingin Tantangan Baru, David Silva Mantapkan Keputusan untuk Tinggalkan Man City

Deila mengungkapkan bahwa Man City sempat menghubunginya untuk merekrut Van Dijk, ketika masih berstatus sebagai juru taktik Celitc. Namun kepindahan Van Dijk tersebut batal terealisasikan, lantaran pihak Man City menaruh keraguan akan kualitasnya.

“Apakah saya menghubungi Man City? Ya, saya merekomendasikan mereka untuk merekrut Virgil, tapi mereka berkata: 'Oke, tolong berikan rekaman pertandingan terbaiknya di Eropa dan kami akan melihatnya',” jelas Deila, seperti disadur dari Soccerway, Jumat (22/5/2020).

“Saya tidak bisa memberikannya karena dia belum benar-benar bermain baik di Eropa. Dia sangat dominan di Skotlandia, tapi dia diusir pada laga tandang kontra Inter. Itu (laga lawan Inter) adalah ujian besar. Saya kira jika dia bermain fantastis pada pertandingan itu, dia akan dibeli Man City,” lanjutnya.

“Saya kira-klub-klub besar merasa sepak bola Skotlandia ada di level yang terlalu rendah dan mereka tidak mau mengambil risiko mendatangkan pemain dengan harga tingi. Barulah di Eropa Anda bisa menunjukkan kualitas. Saya kira saat itu Virgil sudah bagus, tapi dia tidak benar-benar bermain baik di Eropa,” tuntas pelatih berusia 44 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini