nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nasib Liga Italia 2019-2020 Ditentukan pada 28 Mei

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 20 Mei 2020 02:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 20 47 2216760 nasib-liga-italia-2019-2020-ditentukan-pada-28-mei-LExKc3oYeD.jpg Liga Italia 2019-2020 diharapkan bergulir lagi (Foto: beIN Sports)

ROMA – Angin segar berhembus untuk pecinta Liga Italia. Pemerintah, melalui Menteri Olahraga Vincenzo Spadafora, akhirnya menerima protokol kesehatan yang diajukan Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Kini, nasib kelanjutan Liga Italia 2019-2020 akan ditentukan pada 28 Mei mendatang.

Kelanjutan Liga Italia 2019-2020 sejauh ini masih menggantung. Sebab, Perdana Menteri (PM) Italia Giuseppe Conte menerbitkan dekrit baru pada 17 Mei 2020. Dalam dekrit tersebut, pemerintah masih melarang kompetisi olahraga cabang apapun hingga 14 Juni mendatang.

Baca juga: Diundur, Comeback Liga Italia Paling Cepat 15 Juni 2020

Logo Serie A (Foto: Footy Headlines)

Tentu saja dekrit baru tersebut membuat kelanjutan Serie A kian buram. Sebelumnya, FIGC berencana melanjutkan Liga Italia pada 13 Juni 2020. Selain dari dekrit, tantangan lain muncul berupa protokol kesehatan yang belum disahkan oleh Vincenzo Spadafora.

Pihak Kementerian Olahraga meminta beberapa poin untuk diubah dalam protokol yang diajukan FIGC. Setelah diubah sesuai keinginan pemerintah, Vincenzo Spadafora menerimanya. Ia berjanji akan membahas soal jadwal sisa Liga Italia bersama Presiden FIGC Gabriele Gravina pada 28 Mei 2020.

“Kami berhasil mencapai kesepakatan terkait karantina mandiri karena situasinya sudah mulai meningkat, sehingga kami bisa meninjau ulang aturan pemerintah. Pada 28 Mei 2020, kita bisa menentukan tanggal kembalinya Serie A dan apakah liga bisa dilanjutkan atau tidak,” ucap Vincenzo Spadafora, dikutip dari Football Italia, Rabu (20/5/2020).

“Saya sudah menjadwalkan pertemuan dengan Presiden FIGC Gabriele Gravina, Presiden Lega Serie A Paolo Dal Pino, dan semua komponen lain. Pada tanggal tersebut kami baru bisa mengambil keputusan berdasarkan statistik yang ada,” tutup politikus Partai Bintang Lima Italia tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini