nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Pemain yang Tak Diduga Pernah Dibeli Madrid, Nomor 3 Pernah Main di Indonesia

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 12:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 19 46 2216414 5-pemain-yang-tak-diduga-pernah-dibeli-madrid-nomor-3-pernah-main-di-indonesia-S3etADlfyV.jpg Julian Faubert (Foto: AFP/Philippe Marcou)

REAL Madrid terkenal sebagai raksasa Eropa yang memiliki segudang prestasi. Madrid merupakan penguasa kompetisi Eropa, karena sudah 13 kali menjurai Liga Champions. Selain itu, Madrid juga menguasai Liga Spanyol meski sekarang Barcelona lebih sering meraih gelar juara. Kolesi 26 trofi Liga Spanyol Barcelona masih tertinggal tujuh dari Madrid.

Madrid akrab dengan prestasi karena materi pemain mereka luar biasa. Los Blancos –julukan Madrid– tidak segan untuk mengeluarkan uang dalam jumlah besar demi membeli para pemain terhebat di dunia. Akan tetapi, ada juga pembelian unik yang dilakukan Madrid. Madrid beberapa kali membeli pemain, yang jika ditilik lebih jauh tidaklah hebat. Berikut lima pemain yang tidak diduga pernah membela Madrid, dilansir dari Sportskeeda:

5. Elvir Baljic

Elvir Baljic (Foto: Sportskeeda)

Real Madrid merekrut Elvir Baljic dari Fenerbahce pada musim 1999-2000. Akan tetapi, karier pemain berpaspor Bosnia-Herzegovina itu tidak berjalan sesuai harapan di Madrid. Baljic hanya semusim bermain di Madrid sebelum akhirnya dipinjamkan ke Fenerbahce dan Rayo Vallecano.

Baljic hanya 19 kali tampil dalam seragam Madrid dengan torehan satu gol dan satu assist. Meski begitu, Baljic mampu meraih dua trofi Liga Champions (2000 dan 2002) di Madrid. Baljic dilepas ke Galatasaray pada akhir musim 2001-2002.

4. Thomas Gravesen

Thomas Gravesen (Foto: Sportskeeda)

Thomas Gravesen dibeli Madrid dari Everton pada musim dingin 2005. Pembelian Gravesen cukup aneh karena performanya tidak terlalu bagus di Liga Inggris. Akan tetapi, Pelatih Madrid waktu itu, Fabio Capello, mempercayai Gravesen.

Gravesen yang berposisi asli sebagai gelandang box-to-box, dimainkan Capello sebagai gelandang bertahan. Gravesen tidak nyaman bermain di posisi itu, sehingga performanya tidak memuaskan. Pada akhir musim 2005-2006, Gravesen dijual Madrid ke Glasgow Celtic.

3. Julien Faubert

Julien Faubert (Foto: Sportskeeda)

Julien Faubert dipinjam Madrid dari West Ham United pada musim dingin 2009. Madrid mengira Faubert dapat menambah kukuh sektor kanan pertahanan Los Blancos –julukan Madrid, tetapi harapan tidak sesuai dengan kenyataan.

Momen terkenal Faubert di Madrid bukanlah saat bermain, melainkan ketika duduk di bangku cadangan. Pemain berpaspor Prancis itu tertidur di bangku cadangan pada pertandingan Madrid kontra Villarreal. Faubert juga terkenal karena melewatkan latihan Madrid. Faubert berpikir memiliki hari libur khusus sehingga absen latihan. Faubert yang hanya tampil dua kali untuk Madrid, dikembalikan ke West Ham pada akhir musim 2008-2009. Faubert juga pernah bermain di Borneo FC pada medio 2018-2019. Sekarang, Faubert membela klub Prancis, Frejus-St-Raph.

2. Antonio Cassano

Antonio Cassano (Foto: Sportskeeda)

Antonio Cassano dibeli Madrid dari AS Roma pada musim dingin 2006. Cassano seharusnya jadi pembelian sukses Madrid, karena sebelumnya memiliki lima musim yang luar biasa di Roma. Akan tetapi, Cassano gagal unjuk gigi di Madrid.

Cassano mampu tampil 29 kali untuk Madrid dengan torehan empat gol dan tiga assist. Penampilan Cassano tidak sesuai dengan harapan Madrid. Setelah membantu Madrid juara Liga Spanyol 2005-2006, Cassano dipinjamkan ke Sampdoria pada akhir musim. Cassano kemudian dijual permanen ke Sampdoria pada musim panas 2008.

1. Jonathan Woodgate

Jonathan Woodgate (Foto: Sportskeeda)

Jonathan Woodgate tampil apik saat membela Leeds United dan Newcastle United di Liga Inggris. Madrid pun membeli Woodgate dari Newcastle United pada musim panas 2004. Akan tetapi, Woodgate absen selama semusim karena dalam kondisi cedera saat dibeli Madrid.

Woodgate debut saat Madrid melawan Athletic Bilbao pada 22 September 2005. Debut Woodgate berubah jadi mimpi buruk saat dia mencetak gol bunuh diri dan menerima kartu kuning kedua dari wasit. Setelah debut yang buruk, karier Woodgate membaik.

Namun, cedera membatasi penampilan Woodgate untuk Los Blancos. Woodgate hanya tampil 14 kali untuk Madrid dengan torehan satu gol. Pemain berpaspor Inggris itu kemudian dipinjamkan ke Middlesbrough pada musim 2006-2007. Setahun setelahnya, Madrid menjual Woodgate ke Middlesbrough.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini