nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Madrid Lebih Besar ketimbang Zidane, Figo dan Beckham

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 09:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 05 19 46 2216297 madrid-lebih-besar-ketimbang-zidane-figo-dan-beckham-1IvlNIPtdW.jpg Bintang-bintang Madrid yang beredar pada musim 2003-2004. (Foto: @realmadrid)

MADRID – Mantan pemain Real Madrid, Roberto Carlos, takjub dengan atmosfer timnya yang tetap positif meski dihuni sejumlah pemain bintang. Awalnya, Carlos mengira bakal timbul perpecahan karena banyaknya pemain bintang membuat mereka bakal beradu ego.

Hanya saja, prediksi Carlos tidak tepat. Pemain-pemain bintang seperti David Beckham, Zinedine Zidane, Luis Figo dan Ronaldo Luis dapat meredam ego masing-masing demi kepentingan bersama.

Roberto Carlos

(Roberto Carlos saat membela Madrid)

“Kami memiliki atmosfer yang luar biasa (di Madrid). Meski memiliki sejumlah pemain besar, kami dapat bekerja dalam lingkungan yang sama,” kata Carlos mengutip dari The Sun, Selasa (19/5/2020).

BACA JUGA: Ronaldo Luis Lebih Hebat ketimbang Cristiano Maupun Messi

“Hal itu menunjukkan Real Madrid lebih besar ketimbang ego. Madrid merupakan klub besar dan budaya yang dimiliki jauh lebih besar ketimbang pemain yang mereka beli,” lanjut Carlos.

Ketika Florentino Perez mengagungkan proyek Los Galaticos (mendatangkan pemain-pemain bintang) pada musim panas 2000, prestasi mentereng langsung digapai Los Blancos. Kehadiran Figo pada musim panas 2000, membantu Los Blancos juara Liga Spanyol 2000-2001.

Semusim berselang atau pada musim panas 2001, giliran Zinedine Zidane yang digaet Madrid dari Juventus. Saat itu, hasilnya Madrid menjadi jawara Liga Champions 2001-2002 setelah menang 2-1 atas Bayer Leverkusen di partai puncak.

Kemudian pada musim panas 2002 giliran Ronaldo Luis yang digaet dari Inter Milan. Hasilnya, Madrid menjadi jawara Liga Spanyol 2002-2003. Hanya saja dalam kurun 2003-2004 hingga 2005-2006, Madrid gagal total meraih gelar prestisius seperti Liga Spanyol dan Liga Champions. Alhasil, Perez pun terdepak pada 2006 dalam statusnya sebagai presiden Madrid, sebelum akhirnya kembali pada 2009.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini