“Saya menekan bantal pada anak saya yang sedang berbaring telentang. Selama 15 menit, saya menekan bantal tanpa mengangkatnya. Anak saya berjuang selama waktu itu. Setelah dia berhenti bergerak, saya mengangkat bantal. Kemudian saya berteriak kepada dokter untuk membantu menghilangkan kecurigaan dari saya,” aku Toktas, menyadur dari Goal, Kamis (14/5/2020).
“Saya tidak pernah mencintai putra bungsu saya setelah dia lahir. Saya tidak tahu mengapa saya tidak mencintainya. Satu-satunya alasan mengapa saya membunuhnya hari itu adalah karena saya tidak menyukainya. Saya tidak punya masalah mental apa pun," lanjut Toktas.
Toktas tercatat pernah bermain di kompetisi kasta tertinggi sepakbola Turki selama satu musim. Akan tetapi, sejak musim panas 2019 ia membela Bursa Yildirimspor, yakni klub yang bermain di divisi kelima sepakbola Turki.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.