nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saul Niguez Pastikan Laga Lawan Liverpool di Anfield Bukan yang Tersulit

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 13 Mei 2020 10:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 13 261 2213285 saul-niguez-pastikan-laga-lawan-liverpool-di-anfield-bukan-yang-tersulit-XPkVSq3TXO.jpg Saul Niguez mulai latihan bersama Atletico Madrid. (Foto: @saulniguez)

MADRID – Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez, mengaku menjalani laga yang sulit saat Los Colchoneros –julukan Atletico– menang dramatis 3-2 atas Liverpool pada laga leg II babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Hanya saja laga yang digelar di Stadion Anfield itu bukanlah pertandingan tersulit yang dijalani gelandang berpaspor Spanyol tersebut.

Ternyata, laga leg II semifinal Liga Champions 2015-2016 yang mempertemukan Atletico kontra Bayern Munich di Stadion Allianz Arena sebagai yang tersulit versi Saul. Dalam laga tersebut, Atletico racikan Diego Simeone datang dengan keunggulan agregat 1-0, via gol yang dicetak Saul pada leg I semifinal Liga Champions 2015-2016.

Antoine Griezmann

(Griezmann saat bobol gawang Bayern Munich)

Hanya saja, keunggulan tersebut belum tentu dapat dipertahankan karena Atletico mesti bertamu ke markas Bayern racikan Josep Guardiola, tim yang kala itu sangat ciamik dalam menguasai bola. Sepanjang 90 menit pertandingan, Atletico dipaksa bertahan oleh Die Roten –julukan Bayern.

Pada menit 31, Bayern membuka keunggulan via sepakan Xabi Alonso dan bertahan hingga babak pertama usai. Beruntung bagi Atletico, ketika mendapat celah di pertahanan Bayern, mereka mampu mencetak gol penyama kedudukan via Antoine Griezmann pada menit 54.

BACA JUGA: Simeone Geram Kemenangan Atletico atas Liverpool di Anfield Disebut Keberuntungan

Menyamakan kedudukan menjadi 1-1 membuat Atletico berada di atas angin. Sebab, Bayern mesti mencetak dua gol agar lolos ke partai puncak. Pada akhirnya, pertahanan gerendel yang dibuat Simeone hanya kemasukan satu kali di sisa pertandingan via aksi Robert Lewandowksi pada menit 74.

Bayern akhirnya menang 2-1, namun gagal lolos ke final. Meski agregat sama kuat 2-2, Bayern kalah agresivitas gol tandang dari Atletico.

“Laga di Anfield merupakan pertandingan yang sulit. Namun, laga itu bukanlah pertandingan yang paling membuat saya menderita. Di Munich saya mengalami masa-masa yang sangat buruk. Saat tiba di lapangan saya berkata kepada diri saya sendiri: ‘Kami takkan bisa keluar dari sini hidup-hidup’,” kata Saul mengutip dari Marca, Rabu (13/5/2020).

Hanya saja Atletico gagal menutup musim 2015-2016 dengan trofi Liga Champions. Bertemu Real Madrid di partai puncak, Atletico kalah adu penalti dengan skor 3-5, setelah sebelumnya bermain 1-1 di waktu normal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini