BUENOS AIRES – Sergio Aguero diharapkan menutup perjalanan karier sebagai pesepakbola profesionalnya bersama Independiente. Adalah mantan rekan setim Aguero yang kini menjabat sebagai juru taktik Independiente, Lucas Pusineri, yang mengutarakan hal itu.
Sebagaimana diketahui sejak pertama kali mendaratkan kaki di Eropa, Aguero memang langsung menjelma sebagai salah satu penyerang top. Adalah Atletico Madrid klub di Eropa pertama yang diperkuat oleh Aguero.

Bersama Atletico, Aguero sendiri menghabiskan waktu lima musim. Performanya sebagai penyerang pun membuat klub tajir asal Liga Inggris, Manchester City, merekrutnya pada musim panas 2011. Aguero berhasil melalui musim perdananya bersama Man City dengan catatan gemilang.
Baca Juga: Dibeli dengan Harga Mahal, Aguero Hampir Ditaruh di Tim Cadangan Atletico Madrid
Aguero berhasil membawa Man City menjuarai Liga Inggris 2011-2012 melalui gol dramatisnya di menit-menit akhir laga kontra Queens Park Rangers (QPR). Setelah hampir sembilan tahun berseragam Man City, Aguero pun diharapkan mudik ke Argentina untuk membela tim masa kecilnya, Independiente.
Pusineri selaku juru taktik Independiente mengaku menyimpan hasrat besar untuk bisa merasakan melatih pemain hebat seperti Aguero. Bahkan Pusineri mengatakan bahwa nama Aguero selalu spesial bagi Independiente.
“Semoga saya punya kesempatan untuk jadi pelatih Kun Aguero. Saya pernah jadi rekan setimnya dan saya berharap di masa depan bisa jadi pelatihnya. Semoga dalam masa kerja saya di Independiente, saya bisa bersatu lagi dengan Sergio,” jelas Pusineri, seperti disadur dari Goal, Rabu (15/4/2020).
Baca Juga: Crespo Sebut Lautaro Martinez Lebih Baik daripada Sergio Aguero
“Bahkan hingga kini, kami menjaga kostum nomor 10 untuk dia. Ini tergantung pada hasrat dan keinginannya untuk kembali. Menyambut Sergio kembali bakal luar biasa bagi kami semua yang mencintai Independiente,” lanjutnya.
“Jika saya bisa menuntun Independiente sampai di ajang Copa Libertadores, itu bakal jadi tantangan besar untuk bermain dengan Aguero dan bagi semua orang yang mencintainya. Banyak orang yang mencintai dia dan dia adalah idola,” tuntas pelatih berusia 43 tahun itu.
(Ramdani Bur)