nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perihal Gaji, Skema Persita Tangerang Beda dengan Klub Lain

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 09 April 2020 15:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 09 49 2196736 perihal-gaji-skema-persita-tangerang-beda-dengan-klub-lain-ysUWO4e8Do.jpeg Skuad Persita Tangerang hanya dibayar 10% dari nilai kontrak (Foto: Persita Tangerang)

TANGERANG – Skema penggajian berbeda dilakukan Persita Tangerang selama penghentian Liga 1 2020. Gaji para pemain untuk Maret 2020 dibayarkan penuh. Sementara untuk periode April hingga Juni, besaran yang dibayarkan hanya 10% dari gaji normal.

Seperti diberitakan, PSSI memberikan arahan soal penggajian pemain kepada setiap klub Liga 1 2020. Klub diwajibkan tetap memenuhi hak pemain selama Liga 1 2020 dihentikan sementara hingga Mei mendatang, meski maksimal hanya 25% dari nominal yang tertera di kontrak.

Baca juga: Perangi Virus Corona, Bali United Donasikan Ribuan APD

Skuad Persita Tangerang di Liga 2

Kata maksimal 25% dari nominal kontrak tersebut dipahami berbeda oleh Persita Tangerang. Manajemen klub berjuluk Laskar Cisadane itu hanya membayar sebesar 10% dari nominal kontrak selama April, Mei, dan Juni 2020. Sementara untuk Maret, gaji seluruh pemain, pelatih, dan ofisial mendapat gaji penuh 100%.

Manajer Tim Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara, menyebut keputusan itu berat. Akan tetapi, kebijakan harus dilakukan demi memastikan kelangsungan operasional klub ke depan. Pro dan kontra soal skema tersebut pasti terjadi, tetapi pihaknya siap berkomunikasi dengan tim.

“Memang berat, tapi kami sudah mengupayakan segala kemungkinan yang terbaik untuk pemain, pelatih, dan ofisial sebelum keputusan ini diambil. Kami juga sudah membayarkan gaji Maret secara penuh meski arahan PSSI bahwa klub bisa membayar gaji tim maksimal 25% sejak Maret,” ungkap I Nyoman Suryanthara, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (9/4/2020).

“Bagaimana pun juga penghentian kompetisi sementara ini memang pasti berdampak kurang baik, terutama buat pemasukan klub. Kami mau tidak mau harus menyesuaikan untuk bisa menjamin operasional tim ke depannya. Jadi, ini sudah diperhitungkan secara matang,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini