nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hampir Ditendang Guardiola di Musim Pertama Tangani Barcelona, Ini Pembelaan Etoo

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 16:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 07 46 2195553 hampir-ditendang-guardiola-di-musim-pertama-tangani-barcelona-ini-pembelaan-etoo-1VWB2OQBlh.jpg Eto'o dan Guardiola saat bekerja sama di Barcelona pada 2008-2009. (Foto: Marca)

BARCELONA – Pesepakbola legenda Barcelona, Samuel Eto’o mengaku hampir ditendang Josep Guardiola di musim pertama pelatih asal Spanyol itu menangani Blaugrana pada 2008-2009. Hanya saja, Eto’o berhasil meyakinkan Guardiola untuk mempertahankannya, setidaknya selama satu musim.

Pada musim panas 2008, Guardiola hadir di Estadio Camp Nou. Saat itu, Guardiola masuk kategori pelatih muda yang mana baru berusia 38 tahun. Meski minim pengalaman pelatih, Guardiola memiliki jam terbang segudang saat menjadi pemain.

Samuel Etoo

(Etoo di musim terakhir membela Barcelona pada 2008-2009)

Hal itulah yang membuat manajemen Barcelona tak segan memercayakan kursi pelatih kepada Guardiola, menggantikan posisi Frank Rijkaard. Di awal kepelatihannya menangani Barcelona, Guardiola memiliki misi besar, yakni membuang sejumlah pemain bintang yang dinilai merusak harmonisasi tim.

BACA JUGA: Casillas Rancang Proposal Gelar Laga El Clasico Versi Legenda

Pemain yang dimaksud adalah Ronaldinho Gaucho dan Deco Souza. Selain kedua nama tersebut, Guardiola juga berencana melepas Eto’o. Hanya saja, berkat kemampuan argumennya, penyerang berpaspor Kamerun itu bertahan bersama Barcelona pada 2008-2009.

Keputusan tepat diambil Guardiola dengan mempertahankan mantan pemain Real Madrid tersebut. Eto’o tampil tajam bersama Barcelona di musim 2008-2009 dengan koleksi 36 gol dari 52 pertandingan di semua kompetisi.

Bahkan, Eto’o mencetak gol pembuka Barcelona saat menang 2-0 atas Manchester United di final Liga Champions 2008-2009. Berkat bantuan gol dari Eto’o itu juga Barcelona memenangkan treble winner (Liga Spanyol, Liga Champions dan Copa del Rey) pada 2008-2009).

“Ketika Guardiola tiba di Barcelona, ia ingin merombak skuad secara total. Saya pun menjadi salah satu pemain yang ditargetkan harus pergi. Tapi, saya berkata kepada Guardiola bahwa saya yang akan membuat Barcelona menang musim ini, bukan Messi. Pada akhirnya, Guardiola yang meminta maaf kepada saya,” kata Eto’o mengutip dari Marca,

Meski begitu, pada akhirnya di musim panas 2009, Guardiola melepas Eto’o ke Inter Milan. Tak disangka, Eto’o menggila bersama Inter dengan membantu klub asal Italia memenangkan treble winner 2009-2010.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini