nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eks Pelatih Real Madrid Ini Disebut yang Paling Kejam dan Sombong

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 06 April 2020 15:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 06 46 2194914 eks-pelatih-real-madrid-ini-disebut-yang-paling-kejam-dan-sombong-avVhmkexRi.jpg Santiago Bernabeu, markas Real Madrid. (Foto: Angel Rivero/Marca)

MADRID – Eks gelandang Real Madrid, Carlo Secretario, menyebut nama pelatih paling kejam yang pernah menanganinya. Pria berpaspor Portugal itu menyebut mantan juru taktiknya di Real Madrid pada musim 1996-1997, Fabio Capello, sebagai yang terkejam.

Dibilang kejam karena Capello jarang berdiskusi dengan pemain-pemain Madrid. Bahkan beberapa pemain yang kerap duduk di bangku cadangan sama sekali tidak diajak diskusi oleh Capello, dan salah satu pemain yang dimaksud adalah Secretario.

Fabio Capello

(Capello dikenal sebagai pelatih yang kejam)

“Saya punya pelatih, namun tidak pernah berbicara kepada saya. Ia tidak pernah memanggil saya atau sekadar menanyakan apakah saya baik-baik saja, apa yang dibutuhkan, atau apa yang harus diperbaiki,” kata Secretario mengutip dari Marca, Senin (6/4/2020).

BACA JUGA: Van de Beek Pikir-Pikir untuk Gabung Real Madrid

“Saya menghormati Capello karena ia adalah pelatih hebat. Namun, ia adalah orang jahat yang meninggalkan banyak hal di Madrid,” lanjut Secretario yang meninggalkan Madrid untuk hengkang ke FC Porto pada musim dingin 1998.

Saat itu Capello hanya satu musim menangani Madrid dengan mengantarkan Los Blancos –julukan Madrid– juara Liga Spanyol 1996-1997. Saat itu banyak yang bertanya-bertanya, mengapa Capello hanya satu musim menangani Madrid?

Secretario menyebut Capello pergi karena tidak sanggup dengan target yang dibebankan manajemen, yakni membawa Madrid juara Liga Champions 1997-1998. Alhasil, Capello hengkang ke AC Milan pada musim panas 1997.

Setelah menghentikan kerja sama dengan Capello, Madrid menunjuk Jupp Heynckes. Secara luar biasa Heynckes berhasil menunaikan misi yang dibebankan manajemen, yakni membawa Madrid juara Liga Champions 1997-1998 setelah di final menang 1-0 atas Juventus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini