nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lahm Minta Pesepakbola untuk Bantu Dunia Hadapi Wabah Virus Corona

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 01:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 30 51 2190925 lahm-minta-pesepakbola-untuk-bantu-dunia-hadapi-wabah-virus-corona-a0FD2QoOpi.jpeg Philipp Lahm. (Foto: Twitter Lahm)

BERLIN – Legenda Bayern Munich, Philipp Lahm turut prihatin melihat dunia yang saat ini sedang dalam ancaman virus corona. Beberapa nyawa telah hilang karena virus Covid-19 tersebut dan Lahm tak mau kondisi seperti itu terus terjadi.

Karenanya, Lahm sangat berharap semua orang saling membantu untuk menghadapi virus corona. Tak terkecuali para pesepakbola, yang dirasanya sangat perlu untuk turun tangan memberikan bantuan kepada semua orang.

Baca Juga: Lahm Akui Tak Suka Bayern Selalu Menang Mudah di Liga Jerman

Phillipp Lahm bersama trofi Piala Dunia

Lahm percaya pesepakbola apalagi yang berstatus bintang perlu menggunakan kepopularitasannya untuk membantu para pasien yang sudah dinyatakan positif terpapar virus corona. Tentu bantuan itu bisa berupa sebuah donasi uang atau segala barang yang diperlukah pihak kesehatan untuk memberantas Covid-19 tersebut.

Lahm memiliki keyakinan sepakbola bisa menjadi kekuatan yang mampu mengalahkan sebuah krisis seperti wabah virus corona. Namun, untuk bisa melakukan itu semua Lahm merasa semua elemen di dunia persepakbolaan harus menyatu.

“Sepakbola bisa muncul lebih kekuatan dari sebuah krisis dengan satu syarat, jika para pemain dan pihak oficial tim bertindak selayaknya sebuah panutan untuk semua orang melalui perilaku sosial mereka,” jelas Lahm, dilansir dari Sportskeeda, Senin (30/3/2020).

“Penggalangan dana pemain dan pelatih yang sudah dilakukan menunjukkan betapa mereka memiliki rasa tanggung jawab. Ini adalah waktu yang tepat untuk membalas masyarakat yang telah membuat olahraga ini dicintai banyak orang,” tambahnya.

Sejauh ini, beberapa pemain sepakbola nyatanya sduah melakukan pergerakan untuk membantu negaranya untuk menghadapi virus corona. Bahkan ada juga pemain yang rela gajinya dipotong karena kondisi keuangan klub yang tak stabil karena kompetisi ditunda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini