nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ancelotti Nilai Para Pemain Akan Siap Bertanding meski Dadakan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 04:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 29 51 2190605 ancelotti-nilai-para-pemain-akan-siap-bertanding-meski-dadakan-2cUpaDD5MW.jpg Carlo Ancelotti (Foto: AFP)

LIVERPOOL – Manajer Everton, Carlo Ancelotti, menilai bahwa saat ini yang harus dilakukan oleh seluruh klub beserta para pemainnya adalah tetap berada di rumah guna melakukan isolasi mandiri. Sebab, itu adalah hal terbaik yang bisa dilakukan sekarang untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Sebelum ini, beberapa klub berencana menggelar sesi latihan agar ketika kompetisi dimulai, para pemainnya berada dalam kondisi bugar. Akan tetapi, Ancelotti justru memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang konyol. Sebab, tak ada yang bisa menjamin kapan kompetisi akan kembali bergulir.

Baca juga: Minta Liga Inggris 2019-2020 Dibatalkan, Ferdinand: Ini Hanya Permainan

Man United vs Everton

Selain itu, meski nantinya kompetisi bergulir lagi, ia yakin para pemain akan tetap siap bertanding walau minim persiapan. Ancelotti berani bicara seperti itu karena ia pernah mengalaminya. Kala masih menangani AC Milan pada 2006, Rossoneri tiba-tiba diperbolehkan tampil di babak penyisihan Liga Champions, dan Ancelotti pun memanggil para pemainnya secara mendadak untuk bermain.

“Yang penting sekarang adalah memerangi virus secara efektif, saya ulangi. Maka, tentu saja, jika mungkin untuk melanjutkan musim, yah, kalau tidak amin. Mereka yang bersikeras berpidato tentang waktu persiapan membuat saya tertawa, bahkan ada yang berbicara tentang pelatihan selama tiga minggu,” tutur Ancelotti, mengutip dari Goal, Minggu (29/3/2020).

“Mereka omong kosong. Ini adalah lelucon, bahwa persiapan adalah mitos palsu. Saya ingat bahwa pada 2006, karena Calciopoli, AC Milan awalnya tidak dianggap finis empat besar (di Liga Italia) dan kemudian dikeluarkan dari kompetisi Eropa. Dan tiba-tiba agar tidak membuat Lazio kembali, hukuman kami dicabut dan kami dipaksa untuk tampil di penyisihan Liga Champions,” ungkapnya.

“Saya harus menelepon anak-anak yang sedang berlibur karena empat hari kemudian kami harus menghadapi Red Star Belgrade. Cafu kembali dari Brasil dua puluh empat jam sebelum pertandingan dan bermain selama 90 menit," pungkas Ancelotti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini