nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luka Jovic Totalitas untuk Hancurkan Kariernya Sendiri

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 08:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 29 46 2190622 luka-jovic-totalitas-untuk-hancurkan-kariernya-sendiri-uDRXGz1JCU.jpg Luka Jovic (Foto: Media Real Madrid)

BELGRADE – Mantan bintang sepakbola Serbia, Dragoslav Stepanovic, menilai apa yang dilakukan kompatriotnya, Luka Jovic, sekarang adalah menghancurkan dirinya sendiri. Sebab, Jovic bukannya berusaha memperbaiki situasi buruk yang sedang menimpanya, namun malah membuat kekacauan.

Sebagaimana diketahui, Jovic tidak menjalani musim yang menyenangkan di Real Madrid. Setelah sukses bersama Eintracht Frankfurt dan ditebus hingga 60 juta euro oleh Madrid pada musim panas 2019, penyerang 22 tahun itu justru gagal menampilkan performa apik. Sepanjang musim ini, Jovic telah tampil di 24 pertandingan untuk Los Blancos, namun hanya melesakkan dua gol.

Baca juga: Ronaldo Tinggalkan Madrid agar Lepas dari Bayang-Bayang Messi

Luka JOvic

Di saat performa buruknya tengah menjadi sorotan, Jovic justru membuat ulah dengan meninggalkan Spanyol dan pergi ke Serbia. Padahal, saat ini tengah mewabah Virus Corona. Tak ayal, kelakuan Jovic itu pun mendapat kritik pedas, baik dari Perdana Menteri, Presiden, hingga masyarakat Serbia. Maka dari itu, Stepanovic menganggap apa yang dilakukan Jovic adalah menghancurkan kariernya sendiri.

“Dia adalah satu-satunya pria yang melakukan 100 persen untuk menghancurkan kariernya! Jovic bekerja melawan dirinya sendiri. Dia beruntung bahwa Adi Hutter memberinya kesempatan di Eintracht dan kemudian melakukan transfer terbesar dalam sejarah Serbia dan pergi ke Madrid. Saya tidak percaya apa yang dilakukan bocah itu terhadap dirinya sendiri,” ujar Stepanovic, melansir dari Goal, Minggu (29/3/2020).

“Saya membaca media di Serbia dan saya tahu seperti apa kehidupannya, bahwa sebagai seorang anak ia tidur di mobilnya bersama ayahnya untuk menunggu hingga pagi hari untuk berlatih. Betapa pengorbanan yang telah dia lakukan, dan kemudian begini,” sambungnya.

"Saya tidak tahu, Luka jelas tidak memikirkan dirinya sendiri. Ketika mereka memberitahu Anda itu adalah larangan (untuk bepergian ke luar negeri), Anda berpura-pura tidak mengerti apa-apa! Lebih baik Anda diam, jangan bicara. Saya tidak percaya dia melakukan sesuatu seperti ini," tandas Stepanovic.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini