nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Liga Inggris 2019-2020 Dilanjutkan dengan Tanpa Penonton, Begini Reaksi Neville

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 08:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 25 45 2188633 liga-inggris-2019-2020-dilanjutkan-dengan-tanpa-penonton-begini-reaksi-neville-5TtiF3G5dk.jpg Ilustrasi bola Liga Inggris 2019-2020 (Foto: premierleague.com)

LONDON – Legenda Manchester United, Gary Neville, memberikan komentar soal kemungkinan seluruh laga tersisa Liga Inggris 2019-2020 dilanjutkan tertutup alias tanpa kehadiran penonton. Neville dengan tegas menolak ide tersebut.

Sebagaimana diketahui, dunia sepakbola memang jadi korban yang paling berdampak terhadap semakin parahnya penyebaran virus Corona (Covid-19). Bahkan sejumlah agenda harus diundur demi membantu pihak berwajib untuk meminimalisir penyebaran virus asal China tersebut.

Watford vs Liverpool

Piala Eropa dan Copa America yang dijadwalkan berlangsung pada musim panas 2020, dipaksa harus mundur setahun. Sementara kompetisi-kompetisi seperti Liga Inggris, Liga Italia, Liga Eropa, hingga Liga Champions belum pasti kapan akan kembali dimainkan.

Baca Juga: Rivalitas dengan Henry Jadi Faktor di Balik Ketajaman Nistlerooy Bersama Man United

Khusus di Inggris ada rumor bahwa seluruh laga di Liga Inggris 2019-2020 rencananya bakal dilakoni tanpa penonton. Hal tersebut dilakukan demi penundaan Liga Inggris 2019-2020 tak semakin panjang. Namun Neville dengan tegas menolak ide itu. Neville beralasan bahwa banyak tim-tim kecil di Inggris yang bakal mengalami kerugian dengan ketidakhadiran penonton di dalam stadion.

“Ada banyak hal yang harus terjadi sebelum kita memikirkan menggelar laga secara tertutup. Saya bulan tidak ke ide ini sekitar 3-4 pekan lalu, karena saya merasa itu membuang esensi sepakbola,” ucap Neville, seperti disadur dari Sky Sports, Rabu (25/3/2020).

“Saya juga merasa bahwa klub-klub EFL dan non-liga akan terlalu menderita dari kehilangan pendapatan di hari pertandingan dan membuat mereka dalam masalah. Pada saat ini, ide laga tertutup harus dipikirkan hanya setelah mengutamakan kesehatan,” lanjutnya.

Baca Juga: Paul Ince Meminta Dean Henderson Tak Buru-Buru Kembali ke Man United

“Akankah para penggemar muncul di luar stadion? Akankah mereka berkumpul di luar stadion kalau tim-tim yang didukung bisa promosi atau degradasi, atau kalau bisa lolos ke kompetisi Eropa? Bagaimana kita akan menghentikan itu? Bagaimana polisi menanganinya? Bagaimana layanan kesehatan bereaksi ke insiden-insiden yang terjadi setelah itu?”

“Perlukah kita menempatkan tekanan lebih ke mereka di titik ini? Meski demikian, kalau ketakutan-ketakutan itu bisa diatasi di satu titik dalam periode 12 pekan ini, maka laga-laga tertutup bisa diterapkan,” tutup pria berusia 45 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini