nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CEO AC Milan Yakin Sepakbola Bakal Kembali Normal

Ezha Herdanu, Jurnalis · Minggu 22 Maret 2020 07:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 22 47 2187112 ceo-ac-milan-yakin-sepakbola-bakal-kembali-normal-JuCMtgePll.jpg Ivan Gazidis (Foto: Media AC Milan)

MILAN – CEO AC Milan, Ivan Gazidis, memberikan komentar terhadap sejumlah polemik yang terjadi di dunia sepakbola karena penyebaran virus Corona (Covid-19). Gazidis menaruh keyakinan bahwa cepat atau lambat, sepakbola bakal berjalan normal seperti dulu kala.

Sebagaimana diketahui, dunia sepakbola memang jadi korban yang paling berdampak terhadap semakin parahnya penyebaran virus Corona. Bahkan sejumlah agenda harus diundur demi membantu pihak berwajib untuk meminimalisir penyebaran virus asal China tersebut.

Infografis dampak virus Corona pada sepakbola dunia

Piala Eropa dan Copa America yang dijadwalkan berlangsung pada musim panas 2020, dipaksa harus mundur setahun. Sementara kompetisi-kompetisi seperti Liga Inggris, Liga Italia, Liga Eropa, hingga Liga Champions belum pasti kapan akan kembali dimainkan.

Baca Juga: AC Milan Umumkan Paolo dan Daniel Maldini Positif Terpapar Virus Corona

Rusaknya jadwal dunia sepakbola memang membuat para pecinta olahraga si Kulit Bundar itu merasa sedih, bahkan ada beberapa yang pesimis sepakbola bakal bisa kembali normal. Namun ada juga yang optimis segalanya di dunia sepakbola bakal kembali normal, salah satunya adalah Gazidis.

“Sepakbola akan kembali jika waktunya sudah tepat, tapi tidak sebelum situasi darurat global ini selesai. Prioritas Milan adalah, dan selalu, kesehatan serta keselamatan para pemain dan staf kami, juga komunitas lokal maupun global, terutama yang paling rentan di antara kita,” ucap Gazidis, seperti disadur dari Football Italia, Minggu (22/3/2020).

Baca Juga: Klub-Klub Liga Italia Akan Tunda Jadwal Dimulainya Lagi Latihan

“Ketika kita nanti kembali ke lapangan, saya yakin sepak bola juga akan berperan penting dalam proses pemulihan negara ini, baik di segi ekonomi maupun moral dari jutaan orang yang mencintai olahraga ini,” tutup pria berusia 55 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini