Share

Keown: Arsenal Layak Disingkirkan Olympiakos dari Liga Eropa 2019-2020!

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 29 Februari 2020 05:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 29 51 2175952 keown-arsenal-layak-disingkirkan-olympiakos-dari-liga-eropa-2019-2020-3h1MOXoemp.jpg Arsenal vs Olympiakos (Foto: uefa.com)

LONDON – Legenda Arsenal, Martin Keown, memberikan tanggapan mengenai kegagalan mantan timnya lolos ke babak 16 Besar Liga Eropa musim 2019-2020 usai disingkirkan Olympiakos. Keown menyebut bahwa Arsenal memang layak disingkirkan oleh Olympiakos.

Sebagaimana diketahui, Arsenal harus menelan pil pahit ketika menjalani laga leg kedua babak 32 Besar Liga Eropa 2019-2020 kontra Olympiakos di Emirates Stadium. Tampil di depan pendukungnya sendiri, Arsenal justru kesulitan untuk bisa mengimbangi permainan sang tamu.

Arsenal vs Olympiakos

Skuad The Gunners –julukan Arsenal– pun akhirnya tersingkir dari Olympiakos setelah takluk 1-2. Secara agregat, Arsenal dan Olympiakos memang berkedudukan 2-2, namun Erythrolefki –julukan Olympiakos– berhak melaju ke babak berikutnya karena unggul gol tandang.

Baca Juga: Tersingkir dari Liga Eropa, Arsenal Dikritik Legenda

Kegagalan Arsenal melaju ke babak 16 Besar Liga Eropa 2019-2020 pun mendapatkan kecaman dari Keown. Mantan pemain bertahan tim nasional (Timnas) Inggris tersebut mengaku sangat kesal melihat betapa buruknya performa Arsenal saat disingkirkan oleh Olympiakos.

“Terdapat banyak aspek yang mengecewakan dari permainan Arsenal saat ini. Ada banyak permainan yang tidak profesional dari para pemain Arsenal, dan ini laga yang sangat buruk untuk mereka,” ucap Keown, seperti disadur dari The Sun, Sabtu (29/9/2020).

Baca Juga: Arsenal vs Olympiakos, Arteta Fokus Kembalikan Kepercayaan diri Para Pemain

“Apabila Anda membedah permainan mereka, terlihat jelas bahwa sejumlah pemain mereka seharusnya bisa memberikan lebih untuk tim mereka. (Nicolas) Pepe harus lebih banyak berkembang, dan (Gabriel) Martinelli seharusnya bisa masuk lebih awal,” lanjutnya.

“Granit (Xhaka) juga seharusnya ditarik dengan cepat, dan pada pertandingan tersebut banyak pemain yang tidak berada di kemampuan terbaik mereka. Namun pelatih (Mikel Arteta) masih memainkannya,” tutup pria berusia 53 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini