nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dituntut Juara Liga Champions, Sarri: Proyek di Juventus Tiga Tahun

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 12:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 26 261 2174313 dituntut-juara-liga-champions-sarri-proyek-di-juventus-tiga-tahun-fLW25juHJs.jpg Pelatih Juventus, Maurizio Sarri (Foto: Media Juventus)

LYON – Juventus telah menjuarai Liga Italia selama delapan musim beruntun. Meski begitu, prestasi Juve di Eropa belum diakui lantaran dalam kurun waktu tersebut mereka selalu gagal menjuarai Liga Champions. Bahkan, meski mereka sudah memiliki pemain sekaliber Cristiano Ronaldo.

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, telah menegaskan sejak kedatangan Ronaldo pada musim panas 2018 bahwa tujuan mereka menjuara Liga Champions. Sayangnya, hal itu belum terwujud. Hal itulah yang kemudian menjadi tugas Maurizio Sarri untuk diwujudkan selaku pelatih Juve saat ini.

Baca juga: Fans Napoli Bikin San Paolo Menggelegar saat Nyanyikan Anthem Liga Champions

Skuad Juventus

Banyak kabar menyebut bahwa berhasil atau tidaknya Juve menjuarai Liga Champions 2019-2020 akan berdampak pada kelanjutan karier Sarri. Akan tetapi, Sarri tak merasa khawatir karena sebelum ini ia diberi tahu oleh Agnelli bahwa proyek yang sedang dilakukan Juve sekarang bersamanya berdurasi tiga tahun.

“Saya tidak tahu masa depan saya bergantung pada apa, tetapi Presiden menunjukkan kemarin bahwa ini adalah proyek tiga tahun. Saya memiliki keyakinan besar pada apa yang Presiden saya katakan, karena ia cenderung cukup jelas,” beber Sarri, mengutip dari Black White Read All Over, Rabu (26/2/2020).

Juve akan bertandang ke markas Olympique Lyon dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Laga tersebut akan dimainkan pada Kamis 27 Februari 2020 dini hari WIB. Meski Juve diunggulkan meraih kemenangan, namun Sarri menilai laga kontra Lyon tak akan berjalan mudah.

“Kami memiliki lini tengah yang bervariasi dalam hal karakteristik. Ini adalah pertandingan yang sulit untuk ditafsirkan, karena Lyon dapat mengubah momen serangan balik dan bertahan dalam dengan mencoba mengendalikan pertandingan. Kami bisa melakukannya dengan gelandang pekerja keras dan cepat,” jelas Sarri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini