Legenda Man United Ternyata Tak Puas dengan Pengangkatan Solskjaer

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 45 2163482 legenda-man-united-ternyata-tak-puas-dengan-pengangkatan-solskjaer-F19fjpXscS.jpg Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer (Foto: UEFA)

MANCHESTER – Dalam beberapa waktu belakangan kinerja dan pengambilan keputusan yang dilakukan dewan Manchester United tengah menjadi sorotan. Pasalnya, sejumlah pihak menilai keterpurukan yang dialami Man United sekarang ini tak lepas dari putusan yang diambil oleh para petinggi Setan Merah tersebut.

Legenda Man United, Paul Ince, memandang kalau para petinggi kerap terburu-buru dalam mengambil keputusan. Salah satu yang dipersoalkan oleh Ince sekarang adalah mengenai diangkatnya Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer Setan Merah.

Baca juga: Man United Kehilangan Pesona di Bursa Transfer

Sebagaimana diketahui, Solskjaer ditunjuk sebagai manajer interim Man United pada Desember 2018 guna menggantikan Jose Mourinho. Dalam sejumlah pertandingan awal, Solskjaer mampu mendongkrak performa Setan Merah. Mereka bahkan bisa menyingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) dari pentas Liga Champions.

Itulah mengapa pada Maret 2019 dewan Man United mengangkat Solskjaer menjadi manajer permanen. Kendati begitu, harus disayangkan karena setelahnya Setan Merah justru kembali tampil tidak konsisten dan hal itu terus berlanjut sampai sekarang. Hal itu pun menjadi sesuatu yang disayangkan oleh Ince.

“Saya di sini bukan untuk meminta manajer (Solskjaer) dipecat. Saya pernah berada dalam situasi itu, dan itu bukan perasaan yang baik. Tapi, saya akan mengulangi apa yang saya katakan sebelumnya dan dewan seharusnya tidak pernah membuat keputusan soal Ole secepat yang mereka lakukan," ujar Ince, mengutip dari Team Talk, Rabu (5/2/2020).

"Jika mereka menunggu sampai akhir musim (2018-2019) dan menilai situasinya, saya tidak yakin apakah mereka akan tetap menunjuknya. Yang mereka pertimbangkan adalah euforia (usai mengalahkan) PSG dan beberapa laga lainnya. Saya bisa melihat mengapa mereka tersedot, tetapi sebagai dewan, mereka harus menahan keberanian dan melihat semua pilihan mereka," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini