3 Alasan Quique Setien Cocok bagi Barcelona

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 14 46 2152715 3-alasan-quique-setien-cocok-bagi-barcelona-859Bxu3A9j.jpg QuiQue Setien (Foto: Twitter/@Qsetien)

WAKTU Ernesto Valverde di Barcelona telah berakhir pada Senin 13 Januari 2020. Juru taktik berpaspor Spanyol itu akhirnya dipecat oleh manajemen Barcelona setelah kalah memalukan 2-3 dari Atletico Madrid pada semifinal Piala Super Spanyol 2019.

Eks juru taktik Real Betis, Qiuque Setien ditunjuk oleh manajemen Barcelona untuk menduduki kursi yang ditinggalkan Valverde. Setien diberikan kontrak dua setengah musim oleh manajemen Barcelona untuk menangani Lionel Messi dan kawan-kawan. Berikut tiga alasan Setien cocok untuk menukangi Blaugrana –julukan Barcelona, dilansir dari Sportskeeda, Selasa (14/1/2020).

3. Penyegaran untuk Wajah Baru

Quique Setien (Foto: Sportskeeda)

Keberadaan Setien diprediksi akan memberikan penyegaran dalam tubuh Barcelona yang dalam enam bulan terakhir dikelilingi masalah. Masalah utama Barcelona pada musim 2019-2020 adalah regenerasi pemain. Oleh sebab itu, Barcelona membeli beberapa pemain baru dan muda pada bursa transfer musim panas 2019.

Namun, para pemain baru seperti Neto, Junior Firpo, Frenkie de Jong dan Antoine Griezmann kesulitan untuk beradaptasi saat Valverde memegang kendali. Sekarang cuma De Jong dan Griezmann yang telah nyaman bermain dengan Barcelona sedangkan Neto serta Firpo bernasib sebaliknya.

Kedatangan Setien diharapkan bisa membuat para pemain baru semakin cepat beradaptasi dengan Barcelona. Selain kedua pemain itu, kedatangan Setien juga diharapkan bisa membantu Ousmane Dembele meningkatkan penampilannya yang sejak awal musim ini menurun akibat cedera.

2. Membangkitkan La Masia

Ansu Fati (Foto: UEFA)

La Masia adalah penyumbang bakat-bakat sepakbola luar biasa ke tim utama Barcelona tetapi sekarang tidaklah demikian. Sedikit pemain La Masia yang bisa menembus tim utama Barcelona. Praktis sejak era Josep Guardiola dan Tito Vilanova sangat sedikit pemain La Masia yang bermain untuk tim utama Barcelona.

Padahal saat meraih kejayaan bersama Guardiola, Barcelona dipenuhi para pemain jebolan akademinya tersebut. Sekarang hanya ada Carles Perez dan Ansu Fati yang kerap bermain untuk Barcelona.

Kedatangan Setien yang semasa membesut Betis bisa menaikkan level permainan Fabian Ruiz, Cristian Tello, dan Marc Bartra diharapkan bisa melakukan hal serupa di Barcelona. Setien diharapkan bisa mengangkat bakat-bakat muda La Masia ke tim utama Barcelona serta memolesnya hingga menjadi pemain yang layak diandalkan.

1. Filosofi yang Kompatibel dan Arah Baru

Quique Setien dan Lionel Messi (Foto: Sportskeeda)

Semasa Valverde memegang kendali, Barcelona dinilai memainkan sepakbola yang berbeda dari akar filosofi tiki-taka yang ditanamkan Johan Cruyff. Apa yang dilakukan Valverde tidak salah karena ia mampu menghadirkan trofi Liga Spanyol (dua), Copa del Rey (satu) dan satu Piala Super Spanyol (Satu) ke Camp Nou.

Namun, sebagian besar permainan apik Barcelona bersama Valverde hadir berkat Messi. Saat La Pulga –julukan Messi– absen maka Valverde kerap kesulitan untuk membuat Barcelona bermain apik. Ketika Messi dimatikan oleh lawan maka hal yang sama pun terjadi.

Sementara itu, Setien telah menerapkan permainan atraktif saat bersama Real Betis tanpa ada pemain bintang. Saat ditugaskan melatih Barcelona yang dipenuhi bakat-bakat terbaik dunia maka Setien seharusnya bisa menerapkan permainan yang lebih baik lagi. Tidak seperti Valverde yang terlalu mengandalkan Messi maka Setien akan lebih menggunakan permainan atraktif sebagai ujung tombak untuk meraih kemenangan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini