nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Valverde Minta Maaf kepada Morata Usai Tekel Kerasnya di Laga Madrid vs Atletico

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 10:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 13 46 2152202 valverde-minta-maaf-kepada-morata-usai-tekel-kerasnya-di-laga-madrid-vs-atletico-05aUokUk87.jpg Aksi penekelan Valverde terhadap Morata di final Piala Super Spanyol. (Foto: Getty Images)

JEDDAH – Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, bisa dikatakan menjadi pahlawan timnya yang baru saja menjuarai Piala Super Spanyol 2019-2020 yang berlangsung pada Senin (13/1/2020) dini hari WIB. Menariknya, ia dinobatkan sebagai pahlawan bukan karena gol yang dilesatkan ke gawang Atletico Madrid, melainkan kartu merah yang didapatkannya di laga final tersebut.

Valverde mendapatkan gelar bintang kemenangan Madrid atas Atletico itu karena kartu merahnya di menit 115 atau ketika di paruh kedua babak tambahan hampir berakhir. Kartu merah itu didapatkan pemain asal Uruguay tersebut lantaran melakukan tekel keras kepada striker Atletico, Alvaro Morata, yang sendirian di dekat kotak penalti Madrid.

Baca Juga: Masih Tak Terkalahkan di Final, Zidane: Inilah Real Madrid Sebenarnya!

Momen Valverde menekel Morata

Lantas kenapa orang yang melakukan pelanggaran dan membuat Madrid harus bermain dengan 10 pemain di sisa pertandingan bisa disebut sebagai pahlawan? Hal itu karena jika saja Valverde tidak melakukan pelanggaran kepada Morata yang sudah 1 vs 1 dengan kiper Madrid, Thibaut Courtois, maka peluang striker Atletico itu untuk mencetak gol dan mungkin memenangkan laga jelas sangat besar.

Jadi, keputusan Valverde untuk melanggar Morata itu dianggap sangat tepat. Apalagi karena Morata gagal menendang dan menciptakan gol, laga pun berlanjut ke babak adu penalti dan akhirnya dimenangkan oleh tim asuhan Zinedine Zidane tersebut.

Valverde sendiri mengaku harus melakukan pelanggaran itu kepada Morata. Meski sadar apa yang dilakukannya tidak baik, tapi ia merasa itu satu-satunya pilihan yang bisa dirinya lakukan. Karena merasa bersalah, Valverde akhirnya meminta maaf kepada Morata atas tindakan penekelannya itu.

Federico Valverde menjadi MVP di final Piala Super Spanyol

“Saya sudah meminta maaf (kepada Morata). Apa yang saya lakukan tidak baik, namun saya harus melakukannya. Saya senang dengan trofi itu (Piala Super Spanyol). Ketika penalti berakhir, saya menunggu, lalu berlari (ke dalam lapangan). Mereka semua memberikan selamat kepada saya, namun sebenarnya yang saya lakukan untuk semua orang,” jelas Valverde, seperti dikutip dari Marca, Senin (13/1/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini